Memahami Emosi Manusia Lebih Dekat Berdasarkan Ilmu Psikologis

Memahami emosi manusia secara psikologis itu penting supaya manusia bisa mengenal diri sendiri untuk melakukan pengembangan diri secara maksimal.

Klinis3734 Views

Logos Indonesia – Dalam keseharian manusia tidak lepas dari adanya emosi. Itu karena manusia merasakan emosi bermacam-macam yang ditunjukkan dengan suara, air muka, dan perilaku. Emosi tersebut merupakan bentuk dari perubahan perasaan dan isi hati yang terjadi pada manusia.

Supaya wawasan dan pengetahuanmu tentang emosi betambah, berikut informasi tentang seluk beluk emosi dan bentuk-bentuknya. Yuk, simak informasi berikut ini.

Apa Itu Emosi?

Emosi berasal dari bahasa Latin, yaitu emovere, artinya bergerak menjauh. Secara umum emosi diartikan sebagai pikiran khas akibat perasaan di hati manusia. Emosi juga diartikan sebagai kondisi keadaan biologis dan psikologis.

Perlu diketahui, emosi memiliki kaitan erat dengan pengembangan diri manusia. Oleh karena itu, emosi penting untuk dipelajari supaya manusia bisa mengendalikan dan mengembangkan dirinya dengan baik. Namun, kebanyakan orang mengabaikan emosi yang timbul pada dirinya. Akibatnya terjadi penurunan kecerdasan secara emosional.

Ketika terjadi penurunan kecerdasan emosional pada manusia, maka kepekaan manusia terhadap lingkungannya akan berkurang. Oleh karena itu, disarankan untuk memahami emosi lebih dekat dan tips mengelolanya.

Fungsi Emosi Manusia yang Perlu Diketahui

Photo by pixabay@cuncon

Bisa dikatakan, manusia sulit hidup tanpa adanya emosi. Itu karena manusia memiliki perasaan dan jiwa. Emosi selalu berkaitan dengan kondisi jiwa seseorang. Adapun fungsi emosi pada manusia yang perlu diketahui adalah sebagai berikut.

  1. Emosi yang dimiliki manusia berfungsi untuk bertahan hidup. Artinya, emosi manusia tersebut untuk mempertahankan diri dari gangguan dan pengembangan diri. Contohnya: marah, cinta, cemburu, benci, dan sayang.
  2. Sebagai pembangkit energi. Emosi pada manusia dapat membeikan motivasi dan semangat kepada dirinya untuk menjalani hidup.
  3. Emosi pada manusia berfungsi memberikan pesan kepada orang yang ada di sekitarnya.

Pengelompokkan Emosi Dasar Manusia

Kita sering menyebutk kata emosi, namun belum memahami apa saja jenis emosi manusia yang kita miliki? Untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang emosi pada manusia, berikut pengelompokkan emosi dasar manusia.

Emosi Sedih

Sesuai dengan namanya, emosi sedih merupakan perwujudan dari perasaan tidak senang yang dirasakan oleh manusia ketika ia menghadapi kondisi buruk. Adapun kondisi buruk yang dimaksud, antara lain: kecewa, duka, hampa, dan rasa malu.

Emosi Takut

Emosi takut adalah perasaan ngeri atau gentar ketika akan menghadapi kejadian atau sesuatu yang dinilai mendatangkan keburukan atau bencana bagi dirinya. Emosi takut ini bisa terjadi karena rangsangan dari diri sendiri maupun dari luar individu tersebut.

Emosi Marah

Emosi marah merupakan perasaan sangat tidak senang akan hal buruk yang menimpa dirinya. Emosi marah juga bisa diartikan sebagai perasaan geram karena orang lain telah melakukan kesalahan kepadanya.

Umumnya, emosi marah ini bersifat agresif dan sulit untuk dikendalikan. Bentuk emosi marah beragam, seperti: membanting benda, memukul, berteriak hingga melakukan pembunuhan.

Baca artikel kami lainnya : Inilah Tips Mengendalikan Amarah Supaya Pikiran Tenang Terkendali

Emosi Senang

Emosi senang merupakan perasaan puas dan gembira tanpa adanya rasa kecewa. Umumnya, emosi senang ini beragam, seperti: rasa cinta, gembira, riang, dan bahagia.

Bentuk-bentuk Emosi Manusia yang Perlu Dipahami

Photo by pixabay@geralt

Berdasarkan ilmu psikologis, emosi manusia memiliki bentuk. Tentunya, bentuk-bentuk emosi manusia berpengaruh terhadap pengembangan diri seseorang. Menurut Watson (Sobur, 2003:428) ada tiga bentuk emosi dasar dalam diri manusia, antara lain sebagai berikut.

  1. Fear merupakan bentuk emosi yang bisa berkembang menjadi suatu kecemasan (anxiety).
  2. Rage merupakan bentuk emosi telah berkembang menjadi emosi marah (anger).
  3. Love adalah bentuk emosi yang berkembang menjadi emosi simpati.

Sementara, dalam bukunya Syamsudin (2004:114), bentuk-bentuk emosi manusia adalah sebagai berikut.

  1. Malu adalah bentuk perasaan hancur yang disebabkan oleh hinaan, rasa kesal hati, aib, bersalah, menyesal, jengkel, tidak suka, benci sampai dengan merasa hina.
  2. Jengkel merupakan perasaan sebagai bentuk ungkapan rasa tidak suka, jijik, benci, mau muntah, hina , terkejut, dan muak.
  3. Terkejut adalah perasaan takjub, terpana, dan terkesiap yang dirangsang oleh suatu peristiwa.
  4. Takut merupakan bentuk perasaan ngeri, fobia, panik, sedih, tidak tenang, gugup, takut, cemas, dan sedih.
  5. Kesedihan adalah bentuk perasaan ditolak, depresi, melankolis, muram, pedih, dan kesepian.
  6. Marah merupakan bentuk perasaan berang, terganggu, kesal hati, benci, amarah, jengkel, benci, mengamuk, bermusuhan sampai beringas.
  7. Cinta merupakan bentuk perasaan kasih sayang, hormat, berbakti, kasmaran, kebaikan hati, kepercayaan, penerimaan, dan persahabatan.

Tersebut adalah bentuk-bentuk emosi manusia. Berdasarkan penjelasan tersebut dapat disimpulkan ada dua bentuk emosi, yaitu: emosi positif dan emosi negatif. Setiap emosi baik emosi positif dan negatif memiliki dampak masing-masing terhadap pengembangan diri manusia.

Baca artikel kami lainnya : Tips Agar Terhindar FOMOGA, Merasa Khawatir Pada Pencapain Orang Lain

Dampak Emosi pada Pengembangan Diri Manusia

Emosi manusia baik emosi positif maupun emosi negatif memiliki dampak masing-masing terhadap pengembangan diri dan kehidupan manusia. Adapun dampak emosi adalah sebagai berikut.

Dampak Emosi Positif pada Pengembangan Diri Manusia

Emosi positif merupakan bentuk suasana hati yang baik. Emosi positif ini bebentuk perasaan senang, damai, ceria, bahagia, dan syukur. Bentuk emosi positif tersebut memberikan dampak yang baik untuk diri sendiri dan orang-orang yang ada di sekitarnya.

Dampak dari emosi positif terhadap pengembangan diri manusia adalah sebagai berikut.

  1. Selalu berpikiran positif (positive thinking).
  2. Selalu bahagia dan gembira sampai dengan menguntungkan orang-orang yang ada di sekitarnya.
  3. Memiliki banyak teman dan sahabat.
  4. Mudah diajak kerja sama.
  5. Penolong dan penyayang kepada sesama makhluk Tuhan Yang Maha Esa.

Baca artikel kami lainnya : Mau Hari Mu Lebih Bermakna? Ini Tips Dari Kami

Dampak Emosi Negatif pada Pengembangan Diri Manusia

Photo by pixabay..com

Emosi negatif merupakan sikap buruk. Tidak heran, jika emosi negatif ini akan berdampak buruk terhadap pengembangan diri manusia. Adapun dampak emosi negatif pada pengembangan diri manusia adalah sebagai berikut.

  1. Selalu berprasangka buruk (negative thinking).
  2. Kurang peka atau sensitif terhadap diri sendiri atau orang lain.
  3. Kurang bisa menerima segala sesuatu dengan lapang dada.

Itulah seluk beluk tentang emosi manusia berdasarkan ilmu psikologis yang perlu kamu ketahui. Semoga informasi tentang emosi manusia ini dapat menambah wawasan dan pengetahuanmu supaya ilmu pengembangan diri bertambah.

Perlu diketahui, pengembangan diri dinilai penting supaya kamu bisa lebih menghargai diri sendiri dan menyadari potensi diri yang kamu miliki. Jangan malu untuk terus belajar dan berkonsultasi secara psikologis supaya kamu lebih mencintai dan menghargai diri sendiri.