Pahami Perbedaan Trichotillomania Dengan Gangguan Pengendalian Impuls Lainnya

Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai Trichotillomania dan membandingkannya dengan gangguan pengendalian impuls lainnya.

Klinis1907 Views

Logos IndonesiaMemahami perbedaan antara Trichotillomania dan gangguan pengendalian impuls lainnya sangat penting. Terutama jika kita ingin memahami bagaimana setiap kondisi tersebut mempengaruhi kehidupan sehari-hari mereka yang mengalaminya. Trichotillomania mungkin terdengar asing untuk sebagian besar dari kita. Namun dengan mengetahui karakteristik dan perbedaannya dengan gangguan pengendalian impuls lainnya. Maka kita bisa memberikan dukungan yang lebih baik bagi mereka yang mengidapnya. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai Trichotillomania dan membandingkannya dengan gangguan pengendalian impuls lainnya.

Baca Artikel Kami Lainnya: Trichotillomania: Dorongan Kuat untuk Mencabut Rambutnya Sendiri

Sebagai gambaran awal, Trichotillomania merupakan gangguan di mana seseorang memiliki dorongan yang tak dapat ditahan untuk menarik rambut mereka. Baik dari kepala, alis, atau bulu mata. Sementara itu, gangguan pengendalian impuls adalah gangguan di mana seseorang tidak bisa menahan dorongan impulsif atau melakukan perilaku impulsive. Yang tentunya merugikan diri sendiri maupun orang lain. Beberapa contoh gangguan pengendalian impuls adalah judi patologis, kleptomania, dan pyromania.

Memahami perbedaan antara Trichotillomania dan gangguan pengendalian impuls lainnya bukan hanya membantu kita mengenal gangguan tersebut. Tetapi juga mendorong kesadaran dan pemahaman di kalangan masyarakat yang lebih luas. Mari kita bahas lebih lanjut tentang topik ini.

Gangguan Pengendalian Impuls

Ketika kita berbicara tentang gangguan pengendalian impuls, apa yang terlintas di pikiranmu? Dalam ilmu psikologi, gangguan pengendalian impuls merujuk pada kondisi di mana seseorang mengalami kesulitan dalam mengendalikan dorongan untuk melakukan tindakan tertentu. Teman-teman, ini bukan hanya tentang ‘tidak bisa menahan godaan’ dalam kehidupan sehari-hari. Tapi, lebih ke kondisi di mana impuls tersebut cukup kuat dan serius bagi penderitanya. Sehingga mengganggu fungsi kehidupan sehari-hari mereka. Berikut contoh gangguan pengendalian impuls.

  1. Pathological Gambling (Judi Patologis). Jika kamu mengira bahwa kecanduan berjudi hanya soal Tindakan criminal. Maka kamu perlu tahu bahwa ini bisa menjadi penanda dari Pathological Gambling. Ini bukan hanya soal kehilangan beberapa uang dalam permainan poker. Ini adalah tentang tidak bisa berhenti berjudi meskipun sudah mempengaruhi keuangan, pekerjaan, dan hubungan interpersonal mereka.
  2. Kleptomania (Mencuri Impulsif). Orang dengan kleptomania memiliki dorongan yang tak tertahankan untuk mencuri barang. Terlepas dari nilai barang itu sendiri, mereka merasa tidak bisa menahan diri meskipun menyadari konsekuensi hukumnya.
  3. Pyromania (Impuls untuk Membakar). Dalam Pyromania, orang memiliki dorongan yang kuat untuk menyalakan api. Terkadang hanya untuk menonton api tersebut atau merasakan euforia setelah melakukannya.

Penyebab dan Faktor Risiko Gangguan Pengendalian Impuls

Apa yang menyebabkan seseorang mengembangkan gangguan pengendalian impuls? Seperti kebanyakan kondisi psikologis lainnya. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Genetika, misalnya, bisa ikut berperan dalam gangguan pengendalian impuls. Kamu tahu, kondisi psikologis seringkali berjalan dalam keluarga. Faktor lingkungan juga memegang peran penting. Misalnya, jika kita mengalami trauma atau stres berkepanjangan. Maka kita bisa lebih rentan terhadap gangguan ini. Dan tentu saja, struktur dan fungsi otak juga bisa berperan dalam pengendalian impuls.

Trichotillomania sebagai Gangguan Pengendalian Impuls

Trichotillomania, juga dikenal sebagai gangguan penarikan rambut. Dan termasuk dalam kategori gangguan pengendalian impuls. Tidak seperti impuls mencuri atau berjudi seperti yang kita bahas sebelumnya. Orang dengan Trichotillomania memiliki dorongan kuat untuk menarik rambut mereka sendiri. Mereka menarik rambut mereka sendiri. Entah itu rambut kepala, alis, atau bulu mata hingga rontok.

Mengapa Trichotillomania Termasuk Gangguan Pengendalian Impuls

Tapi, kenapa sih Trichotillomania dikategorikan sebagai gangguan pengendalian impuls? Sama seperti gangguan lain yang kita bahas sebelumnya. Trichotillomania melibatkan dorongan yang pada dasarnya merugikan. Dalam hal ini, dorongan untuk terus menarik rambut mereka sendiri. Orang dengan kondisi ini mungkin melakukan tindakan ini tanpa menyadarinya. Saat mereka sedang stres, atau bahkan saat mereka santai dan sedang tidak berpikir tentang apa pun.

Ketika upaya mereka untuk menghentikan perilaku ini gagal. Maka mereka bisa merasa sangat tertekan. Apalagi, konsekuensi fisik seperti kerontokan rambut yang tampak bisa menjadi sumber malu atau stres tersendiri. Jadi, itulah sebabnya Trichotillomania ditempatkan sama dengan gangguan pengendalian impuls lainnya.

Membandingkan Perbedaan Trichotillomania dan Gangguan Pengendalian Impuls Lainnya

Meskipun Trichotillomania dan gangguan pengendalian impuls lainnya berbagi beberapa karakteristik umum (seperti dorongan untuk melakukan perilaku tertentu). Tapi gejala klinisnya bisa berbeda. Sebagai contoh, dalam Trichotillomania, kerontokan rambut yang tampak adalah gejala utama. Sedangkan dalam judi patologis, kita bisa melihat gejala seperti ketergantungan untuk berjudi terus-menerus, meski sudah merugikan.

·         Perbedaan dalam Etiologi atau Penyebab Gangguan

Penyebab Trichotillomania dan gangguan pengendalian impuls lainnya juga bisa berbeda. Sementara faktor genetik dan lingkungan mungkin berperan dalam kedua kondisi. Gangguan spesifik seperti Trichotillomania mungkin dipengaruhi juga oleh kondisi kulit kepala atau respons stres individual.

·         Perbedaan dalam Diagnosis dan Kriteria Diagnostik

Trichotillomania memiliki kriteria diagnostik yang sangat spesifik, termasuk penarikan rambut yang berulang dan kondisi kulit kepala yang tampak. Sementara itu, diagnosa gangguan pengendalian impuls lainnya mungkin didasarkan pada perilaku yang lebih luas dan merugikan. Seperti mencuri (dalam kleptomania) atau berjudi (dalam judi patologis).

·         Perbedaan dalam Pendekatan Pengobatan dan Manajemen

Pendekatan pengobatan dan manajemen untuk Trichotillomania dan gangguan pengendalian impuls lainnya mungkin berbeda. Tergantung karakteristik dan gejala dari masing-masing gangguan tersebut. Trichotillomania biasanya diobati dengan terapi perilaku kognitif. Yang mungkin memasukkan teknik seperti penggantian perilaku dan teknik relaksasi. Sementara gangguan pengendalian impuls lainnya mungkin memerlukan pendekatan yang berbeda. Seperti terapi untuk masalah judi atau terapi obat dalam beberapa kasus.

Baca Artikel Kami Lainnya: Pertolongan Pertama bagi Penderita Kleptomania: Langkah Awal Mengatasi Gangguan

Artikel oleh: Logos Indonesia.