Kenali Gangguan Panik Yang Mendadak Muncul

Menurut DSM-IV-TR, gangguan panik yang terjadi secara berulang dan secara tiba-tiba. Yuk kenali gangguan panik yang mendadak muncul.

Klinis2367 Views

Logos Indonesia Saat panik melanda, apa yang kamu rasakan? Pada saat apa saja kamu merasa panik? Apakah wajar merasa panik? Pertanyaan tersebut akan dijawab dalam artikel ini.

Merasa panik adalah hal wajar ya teman-teman bagi setiap individu. Emosi negatif juga wajar kamu rasakan saat mengalami suatu permasalahan. Seperti merasa takut, sedih, marah, kesal dan emosi negatif lainnya juga perlu di keluarkan dengan cara yang baik.

Saat kamu merasa panik. Seperti jantung berdebar kencang, keringat dingin, dan tangan bergetar. Itu merupakan perasaan panik yang umum terjadi pada kebanyakan orang. Biasanya terjadi pada situasi yang menegangkan, menakutkan atau situasi yang menekan mu untuk bertindak, tapi kamu tidak bisa melakukannya.

Apakah kamu pernah merasa panik? Kalo boleh aku tebak. Kebanyakan orang pasti akan merasa panik saat diminta berbicara di depan banyak orang tanpa ada persiapan apapun. Dan saat itu, kamu takut dengan orang banyak yang melihatmu. Itu merupakan respon yang wajar kok.

Namun coba bayangkan. Kamu merasa panik saat tidak mengalami situasi apapun yang memicu rasa panik. Apakah itu wajar? Tentu saja tidak. Bagaimana bisa kamu merasa panik saat situasi sedang baik-baik saja. Tapi hal tersebut terjadi pada orang yang mengalami nganggung panik atau panik disorder. Saat ngangguan panik muncul, serangan panik secara tiba-tiba muncul dan membuat penderitanya merasakan kesakitan. Mari kita bahas tentang panik disorder ini lebih dalam.

Takut gejala panic attack muncul.
Takut gejala panic attack muncul.

Apa Itu Gangguan Panik?

Menurut DSM-IV-TR, gangguan panik terjadi secara berulang dan secara tiba-tiba. Penderitanya, akan merasa takut atau khawatir pada saat serangan panik ini muncul. Dalam sebulan bahkan bertahun-tahun, mereka merasakan ketakutan munculnya serangan panik. Ketakutan dan kekhawatiran mereka ini beralasan. Mereka khawatir pada akibat dari serangan panik yang secara tiba-tiba di tempat umum. Mereka takut orang lain menganggap aneh. Karena tiba-tiba berperilaku aneh, ataupun mereka yang takut dengan gejala paniknya tersebut.

Baca Artikel Kami Lainnya: Kenali Perbedaan Orang Yang Fobia Dan Rasa Takut Biasa.

Gejala yang dirasakan saat mengalami serangan panik adalah kesulitan bernapas, jantung berdebar, mual, nyeri dada, pusing, tubuh bergetar disertai keringat dingin, hingga pikiran akan kematian yang mungkin datang saat mengalami serangan panik itu.

Kapan Gangguan Panik Ini Muncul?

Gangguan panik ini muncul tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. Sama halnya dengan serangan jantung. Gangguan panik ini juga muncul sevara tiba-tiba dan pada saat tidak terduga. Bahkan ketika kamu merasa baik-baik saja. Mungkin saja beberapa menit kemudian, kamu mengalami serangan panik. Kondisi seperti ini lah yang ditakutkan oleh penderita gangguan panik. Karena alasan tertentu yang membuat mereka takut berlama-lama di luar rumah. Mereka takut kewalahan menghadapi gejala panik di tempat umum. Ketakutan pada pandangan orang lain yang tertuju pada diri mu saat mengalami serangan panik itu.

Baca Artikel Kami Lainnya: Apakah Itu Lychnobite?.

Sebagai gambaran besar bagi teman-teman yang tidak menderita serangan Panik. Kita ceritakan bahwa kamu ingin berbelanja di supermarket, atau kamu sedang dalam perjalanan menuju ke tempat tujuan. Ketika kamu sedang asik memilih barang belanjaan, saat itu suasana hati mu sedang senang. Kamu memiliki rencana memasak yang enak untuk diri mu sendiri. Namun pada saat itu juga, kamu tiba-tiba merasakan serangan panik. Kamu merasakan jantung berdebar, kencang sampai terasa nyeri di dada. Pernapasan mulai sesak hingga sulit untuk bernapas dengan normal. Badan bergetar, keringat dingin, pusing hingga pandangan mata terlihat kabur seperti ingin pingsan. Kemuan barulah muncul pikiran akan kematian akibat gejala panik ini. Pada saat ini terjadi kondisi seperti tubuh melayang keluar tubuh atau disebut depersonalisasi. Kamu tidak bisa mengendalikan tubuh mu lagi. Seakan-akan menjadi gila akibat gejala panik ini.

Kurang lebih seperti itu gambaran besar yang dialami oleh penderita gangguan panik. Apakah kamu ketika membayangkan hal tersebut, secara tidak langsung kamu merasakannya? Jadi, itulah mengapa mereka merasa sangat ketakutan ketika serangan panik ini muncul.

Kenali Siklus Panic Attack 

Teman-teman sudah mengetahui apa yang dirasakan oleh penderita gangguan panik. Sekarang kita akan membahas siklus serangan panik tersebut. Serangan panik ini bisa saja terjadi dalam jangka waktu beberapa menit saja. Namun, ada kasus juga yang mengalami serangan panik hingga satu jam. Jadi, coba saja kamu bayangkan serangan panik yang kita gambarkan sebelumnya itu terjadi cukup lama.

Siklus serangan panik ini terjadi karena pikiran yang berlebihan pada gejala itu sendiri. Sama seperti yang kita jelaskan sebelumnya terkait gejala panik. Diawali dengan serangan panik yang tiba-tiba. Kamu merasakan kecemasana terhadap gejala panik tersebut. Kemudian kamu merasakan serangkaian gejala panik seperti yang digambarkan sebelumnya. Merasa sulit bernapas, jantung berdebar, mual, nyeri dada, pusing, gemetar hingga merasa ingin pingasan. Gejala ini memicu interpretasi yang salah terhadap gejala itu. Bahwa mungkin saja dirinya akan meninggal hari ini. Dan pikiran tersebut memicu rasa cemas yang berlebihan. Rasa cemas ini kemudian memperparah gejala serangan panik tersebut. Siklus ini terus berputar tanpa henti.

Baca Artikel Kami Lainnya: Apa itu Hoarding Disorder?

Artikel oleh: Logos Indonesia.

Comment