Kurangi Turnover Karyawan Dengan Membangun Komitmen Kerja

Turnover karyawan adalah proses masuk dan keluarnya karyawan dalam sebuah perusahaan tanpa adanya paksaan. Dengan membangun komitmen kerja, dapat membantu mengurangi turn over karyawan.

PIO, Tips dan Trik3865 Views

Logos Indonesia – Turnover karyawan merupakan proses keluar masuk karyawan tanpa adanya paksaan. Situasi ini akan menciptakan ketidak seumbangan dalam sebuah perusahaan. Karyawan baru membutuhkan waktu adaptasi dengan lingkungan kerja. Jika adaptasi ini berlangsung terus menerus dengan orang yang berbeda-beda, sampai kapan perusahaan memiliki karyawan yang handal? Dengan demikian, terjadinya turnover yang cepat akan cukup mengganggu kinerja.

Selain itu, membuka lowongan kerja secara terus menerus dengan posisi yang sama akan menciptakan citra buruk perusahaan di mata masyarakat. Kesannya perusahaan tidak bisa memberikan pengalaman kerja yang menyenangkan untuk setiap karyawannya.

Komitmen kerja merupakan keadaan dimana karyawan memihak terhadap perusahaan tertentu, dan keinginan-keinginan untuk terus bertahan dalam suatu perusahaan tertentu. Mendapatkan karyawan dengan komitmen kerja yang tinggi tentunya akan mengurangi turn over karyawan.

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membangun komitmen kerja:

Sampaikan Tujuan Perusahaan

Sebuah perusahaan penting untuk memiliki tujuan yang jelas. Tujuan ini bisa disampaikan kepada karyawan, gunanya adalah membangun semangat bagi karyawan. Menyampaikan tujuan kepada karyawan akan membuat karyawan merasa dihargai dan berkontribusi dalam mencapai tujuan bersama. Perasaan merasa berkontribusi ini akan meningkatkan semangat kerja dan tentunya membangun komitmen kerja karyawan tersebut.

Menciptakan Lingkungan Kerja yang Harmonis

Menciptakan Lingkungan Kerja yang Harmonis
Menciptakan Lingkungan Kerja yang Harmonis

Manusia adalah makhluk sosial, dengan demikian terdapat keinginan untuk berhubungan dengan orang lain. Tidak bisa dipungkiri juga bahwa dunia kerja adalah dunia yang membuat kita berinteraksi dengan orang lain, terutama rekan kerja.

Adanya hubungan antara atasan dan bawahan, atau antar sesama karyawan yang harmonis akan menciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan. Hal ini akan membuat karyawan nyaman dalam bekerja. Selain kualitas kerja yang baik, komitmen kerja juga akan meningkat.

Baca Artikel Kami Lainnya : Kenali Faktor Kepuasan Kerja Agar Kinerja Karyawan Meningkat

Tumbuhkan Perasaan Mencintai Perusahaan

Memang bukan hal yang mudah untuk membangun perasaan yang satu ini, namun perasaan mencintai perusahaan ini mampu membangun komitmen kerja karyawan. Karyawan yang sudah nyaman dengan lingkungan kerjanya secara tidak langsung akan mencintai tempat ia bekerja. Karyawan akan bekerja secara sukarela untuk membantu peningkatan perusahaan.

Namun sayangnya, untuk menumbuhkan perasaan mencintai perusahaan ini tidak mudah. Dibutuhkan karyawan yang bekerja sesuai dengan passion agar bisa menikmati pekerjaannya. Selain itu juga harus diimbangi dengan upah yang sesuai dan lingkungan kerja yang menyenangkan.

Berikan Reward Kepada Karyawan

Seseorang yang bekerja sepenuh hati akan merasa senang jika hasil kerjanya mendapat respon positif. Reward  tidak mesti berupa hadiah mahal, namun harus bermanfaat bagi karyawan. Sesederhana mendapatkan pujian atau ucapan terimakasih akan membuat karyawan merasa bahagia.

Namun, tidak ada salahnya memberikan hadiah besar sesekali untuk meningkatkan semangat kerja karyawan. Misalnya dengan mengadakan kompetisi “employee of the month” dan memberikan tambahan upah untuk karyawan yang berhasil mendapatkannya.

Karyawan yang mendapatkan reward akan merasa dihargai kerja kerasnya, dan karyawan yang belum mendapatkan reward akan berusaha untuk bekerja keras agar mendapatkan reward berikutnya. Perasaan semacam ini akan membangun komitmen kerja karyawan.

Meningkatkan Motivasi Kerja

Perasaan jenuh terhadap pekerjaan monoton yang dikerjakan setiap hari cenderung akan membuat karyawan tidak betah bekerja diperusahaan tersebut. Pekerjaan yang terlalu berat juga akan membuat karyawan lelah dan akhirnya mencari pekerjaan lain yang lebih mudah dilakukan. Dengan demikian, evaluasi kinerja bulanan cukup penting untuk dilakukan. Bisa jadi faktor penyebab itu semua adalah kurangnya motivasi kerja pada karyawan.

Meningkatkan motivasi kerja karyawan tidak hanya dengan mengadakan seminar motivasi saja, melainkan banyak hal lain yang lebih menyenangkan yang bisa dilakukan perusahaan untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan. Salah satunya adalah dengan mengadakan kegiatan diluar kantor seperti camping, outbound karyawan atau sejenisnya.

Kegiatan bersama di luar kantor akan membangun kekompakan antar sesama karyawan. Selain itu, adanya memori-memori menyenangkan yang dilakukan bersama akan membuat karyawan lebih betah untuk bekerja.

Setelah melakukan kegiatan di luar kantor cenderung akan meningkatkan semangat kerja dan kualitas kerja karyawan. Selain itu, kegiatan ini bisa membangun rasa cinta karyawan terhadap perusahaan. Dengan demikian, komitmen kerja karyawan juga akan meningkat.

Memberikan Kebebasan Bekerja

Beberapa orang tidak menyukai kekangan, terutama dalam bekerja. Memaksakan metode bekerja terhadap orang lain cenderung akan memperlambat proses kerja tersebut. Biarkan karyawan menyelesaikan pekerjaannya dengan caranya sendiri, selama hal tersebut tidak keluar dari kaidah-kaidah perusahaan.

Mendapatkan kebebasan dalam bekerja juga akan membuat karyawan merasa dihargai dan dipercaya dengan metode kerja yang dimiliki. Sekali lagi, selama hal tersebut tidak bertentangan dengan perusahaan.

Memiliki karyawan dengan komitmen kerja yang tinggi adalah harapan setiap perusahaan. Namun, diperlukan kontribusi dari perusahaan juga untuk membangun atau sekedar mempertahankan komitmen tersebut.

Jika perusahaan mengalami kesulitan dalam mengatur sumber daya manusianya, jangan ragu untuk mengunjungi konsultan HRD. Konsultan HRD akan membantu menemukan dan menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan sumber daya manusia yang Anda miliki.

Baca Artikel Kami Lainnya : Tidak Bisa Menjawab Pertanyaan Saat Interview? Lakukan Beberapa Trik Berikut