Cara Parenting Dalam Mengajarkan Anak Untuk Peduli Dengan Lingkungan

Penting untuk kita mengingat bahwa anak-anak adalah peniru ulung. Mereka akan melakukan apa yang kita lakukan, bukan apa yang kita katakan.

Logos Indonesia – Kita semua setuju bahwa lingkungan adalah tempat bermain, belajar, dan tempat tinggal kita bersama. Jadi, penting banget bagi kite untuk menjaganya. Bukan hanya untuk kita sendiri, tetapi juga untuk generasi yang mendatang.

Penting untuk kita mengingat bahwa anak-anak adalah peniru ulung. Mereka akan melakukan apa yang kita lakukan, bukan apa yang kita katakan. Jadi, yuk kita jadikan diri kita sebagai contoh yang baik bagi mereka.

Kenapa Penting Mengajarkan Anak Peduli Lingkungan?

Anak-anak adalah masa depan kita dan memiliki kekuatan untuk mewujudkan dunia yang lebih baik, bukan? Jadi, penting banget buat kita untuk mengajarkan mereka betapa pentingnya peduli terhadap lingkungan.

Mereka suka meniru apa yang kita lakukan dan katakan. Jadi, kalau kita menunjukkan kepedulian pada lingkungan dan menjelaskan kepada mereka kenapa hal itu penting, mereka dengan senang hati akan ikut serta.

Baca Artikel Kami Lainnya: Apa Saja Bentuk dari Pro Environmental Behaviours?

Mengajarkan anak-anak untuk peduli terhadap lingkungan bukan hanya akan membantu menjaga keindahan bumi ini. Akan tetapi, hal tersebut juga akan memberikan banyak manfaat bagi perkembangan mereka.

  1. Mengembangkan rasa tanggung jawab. Dengan mengajarkan mereka untuk merawat lingkungan, kita juga secara langsung ajarkan mereka untuk menjadi lebih bertanggung jawab. Misalnya, tugas sederhana. Seperti membuang sampah pada tempatnya. Atau mematikan lampu saat tidak digunakan bisa mengajarkan kepada mereka tentang konsekuensi dari tindakan mereka.
  2. Menghargai alam dan segala isinya. Saat kita ajarkan mereka untuk menjaga lingkungan. Mereka akan belajar bahwa setiap makhluk di alam ini memiliki hak untuk hidup dan tumbuh. Dan bahwa kita semua memiliki peran dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
  3. Menstimulasi rasa ingin tahu. Misalnya, saat kita ajarkan tentang daur ulang atau tentang berbagai jenis pohon dan hewan. Kita bisa ajak mereka untuk mencari tahu lebih banyak lagi. Ini bisa membangkitkan rasa ingin tahu mereka dan mendorong belajar sepanjang hidup.
  4. Membangun karakter positif. Seperti rasa empati, kerjasama, dan kebaikan. Anak yang diajarkan untuk peduli terhadap lingkungan cenderung memiliki karakter-karakter positif ini.

Dengan begitu, kita tak hanya ciptakan generasi yang ramah lingkungan. Tetapi juga generasi yang tanggung jawab, menghargai, dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

Bagaimana Si Kecil Bisa Memulai?

1. Melakukan Praktik daur Ulang

Kamu bisa mengajak buah hatimu untuk mulai mendaur ulang botol plastik, kertas, dan barang-barang bekas lainnya yang ada di rumah. Kamu juga bisa mengajak mereka untuk membuat kerajinan tangan dari barang-barang bekas tersebut. Dengan begitu, mereka akan tahu bahwa barang bekas pun masih bisa dimanfaatkan.

2. Menghargai Alam

Ajari anak-anak kita untuk menghargai alam. Misalnya dengan mengajak mereka berjalan-jalan ke taman atau hutan. Atau mengajarkan mereka tentang berbagai jenis pohon, binatang, dan bunga. Dengan begitu, mereka akan semakin mencintai dan merasa menjadi bagian dari alam.

3. Menghemat Energi

Mengajarkan anak untuk selalu mematikan lampu dan peralatan listrik lainnya. Setelah digunakan adalah cara yang cukup efektif mengenalkan mereka dengan konsep penghematan energi. Konsep ini nantinya bisa diterapkan pada berbagai hal lainnya dalam hidup mereka.

4. Membuang Sampah Pada Tempatnya

Pelajaran sederhana ini kadang terlupakan, tetapi memiliki dampak besar terhadap lingkungan. Anak perlu tahu bahwa sampah harus diolah dengan benar dan tidak boleh dibuang sembarangan.

Membuat Anak Lebih Proaktif Dalam Menjaga Lingkungan

Setelah mereka memahami pentingnya menjaga lingkungan, kita harus mengajak mereka untuk lebih proaktif.  Jadi, setelah anak-anak kita sudah ngerti betapa pentingnya menjaga lingkungan, kita bisa ajak mereka untuk ikutan kegiatan yang konkrit. Misalnya nih, kamu bisa ajak mereka ikutan membersihkan taman kota atau pantai. Atau, kalau itu terlalu besar, bisa mulai dari hal sederhana seperti menanam pohon di halaman rumah atau di sekolah.

Nah, kalau anak kita sudah biasa dengan kegiatan-kegiatan itu, kita bisa mendorong mereka untuk melakukan lebih banyak lagi. Salah satu caranya adalah dengan mengajarkan mereka untuk mulai membawa tas belanja sendiri ketika belanja. Kenapa? Karena dengan membawa tas sendiri, kita bisa mengurangi penggunaan plastik yang bisa membebani bumi kita.

Tidak hanya itu, kita juga bisa ajak mereka untuk mulai menggunakan produk yang ramah lingkungan. Misalnya sapu lidi yang terbuat dari bahan alami, atau piring dan sendok yang bisa dipakai ulang. Dengan cara ini, anak kita bukan hanya belajar untuk peduli terhadap lingkungan. Tetapi juga belajar untuk tinggal di lingkungan yang lebih sehat.

Tapi Apa Sebenarnya Yang Bisa Saya Lakukan Untuk Menunjukkan Ini Kepada Anak Saya?

Nah, itu balik lagi ke poin yang saya sebutkan sebelumnya. Anak-anak kita adalah peniru ulung. Mereka akan belajar dari apa yang kita lakukan, bukan apa yang kita katakan. Jadi, jadilah contoh yang baik bagi mereka.

Pertama, tunjukkan kepada mereka bagaimana kita peduli terhadap lingkungan.

Kedua, jelaskan alasan kita melakukan itu.

Ketiga, ajak mereka untuk ikut serta dalam aksi nyata. Kita bisa mulai dari hal kecil, seperti memilah sampah, menghemat air, atau menanam pohon.

Kalau kita semua mengerjakannya bersama-sama, pasti kita bisa membuat perubahan yang lebih besar untuk lingkungan kita.

Baca Artikel Kami Lainnya: Ini Dampak Positif Dari Sisi Psikologis Pada Pro-Environmental Behaviour. Apakah Kamu Salah Satunya?

Artikel oleh: Logos Indonesia.