Mengenal Posisi HRD dan Tugas yang Dimiliki

HRD merupakan bagian dari perusahaan yang bertugas mengatur sumber daya manusia. Jika Anda memiliki minat untuk berkarir di bidang human resource, maka artikel ini akan membantu Anda.

PIO2728 Views

Logos Indonesia – Human resource management atau yang biasa disingkat dengan HRD merupakan salah satu divisi dari sebuah perusahaan yang bertugas untuk mengatur sumber daya manusia (SDM) dari perusahaan tersebut. HRD biasa menjadi jembatan penghubung antara perusahaan dengan karyawan. Hal ini yang membuat posisi ini cukup populer dan banyak diminati oleh banyak orang.

HRD akan membantu karyawan untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Tentunya kegiatan tersebut akan bermanfaat bagi perusahaan. Perusahaan dengan karyawan yang berkualitas maka akan memberikan hasil kerja yang berkualitas juga. Selain itu, produktivitas kerja juga akan meningkat.

Untuk mengisi posisi HRD pada umumnya perusahaan akan mencari kandidat dengan tingkat Pendidikan tertentu, misalnya dari lulusan S1 Psikologi, S1 Manajemen Suber Daya Manusia, atau S1 Hukum. Namun tidak jarang pula ada perusahaan yang melihat berdasarkan pengalaman yang dimiliki. Hal ini diperlukan karena tugas dan tanggung jawab HRD membutuhkan kemampuan khusus untuk menjalaninya.

Umumnya HRD memang mengatur sumber daya manusia, namun terdapat beberapa percabangan tugas lainnya. Berikut tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab HRD:

Melakukan Rekrutmen Karyawan

Tugas yang satu ini sudah cukup familiar di masyarakat. Namun proses rekrutmen karyawan tidak sesimple melakukan wawancara kerja saja. Banyak langkah yang terjadi di dalamnya, mulai dari pembuatan job description dari posisi yang dicari, penyebaran info lowongan kerja, seleksi berkas calon karyawan, wawancara kerja, penyajian tes, skoring tes, hingga proses penerimaan dengan penandatanganan perjanjian kerja dan menyerahkan karyawan baru kepada user yang membutuhkan.

Proses rekrutmen yang tidak singkat ini cukup memakan waktu dan tenaga. Tidak jarang HRD dianggap menggantung calon karyawan, namun tidak jarang pula HRD justru digantung oleh calon karyawan. Tidak mudah menemukan orang yang tepat untuk posisi yang tepat.

Memberikan Pelatihan Kepada Karyawan

Pelatihan Kerja Karyawan
Pelatihan Kerja Karyawan

Setelah menyerahkan karyawan kepada user, tugas HRD belum selesai. HRD masih perlu memberikan pelatihan kepada karyawan, pengenalan lingkungan kerja dan memastikan karyawan tersebut bisa menikmati proses kerjanya dengan baik.

Tidak hanya pada karyawan baru, karyawan lama juga perlu mendapatkan pelatihan karyawan. Pelatihan karyawan ini dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan karyawan.

Memberikan Kompensasi Kepada Karyawan

Walaupun tiap perusahaan telah memiliki standar gaji untuk tiap posisi. Namun jika kompensasi yang didapatkan dirasa tidak sesuai dengan upaya yang dilakukan oleh karyawan, karyawan berhak untuk melakukan negosiasi gaji kepada HRD. Kembali lagi, HDR merupakan jembatan penghubung antara perusahaan dan karyawan.

Baca Artikel Kami Lainnya : Hati-Hati Ini Gangguan Kesehatan Mental yang Sering Dialami Karyawan

Mengevaluasi Kinerja Karyawan

Orang yang paling mengetahui kinerja kerja karyawan adalah rekan kerja dan atasan. Namun, HRD memiliki hak untuk melakukan evaluasi kinerja karyawan. Bentuknya berbeda-beda, ada yang berupa tes tulis atau sekedar observasi.

Evaluasi karyawan dibutuhkan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan yang dimiliki karyawan. Apakah mengalami peningkatan atau justru penurunan dan apakah perlu dilakukan peningkatan kinerja karyawan. Hal ini cukup penting untuk menunjang hasil kerja dari seorang karyawan.

Memberikan Informasi Mengenai Kebijakan Perusahaan

Pada karyawan baru, HRD akan menyampaikan mengenai kebijakan-kebijakan apa saja yang ada dalam perusahaan tersebut. Namun bukan berarti karyawan lama tidak mendapatkan informasi mengenai kebijakan perusahaan. Adakalanya perusahaan membuat kebijakan baru atau kembali menginformasikan kebijakan lama yang sudah mulai memudar. Penyampaian kebijakan-kebijakan tersebutlah yang merupakan salah satu tugas dari seorang HRD.

Melakukan Onboarding Karyawan Baru

Onboarding Karyawan Baru
Onboarding Karyawan Baru

Tidak berhenti pada penerimaan karyawan baru, HRD juga memiliki tugas untuk mengenalkan karyawan baru kepada staf lain dan pengenalan budaya kerja.

Menyusun dan Menjalankan Program Kerja

Di akhir tahun umumnya tiap divisi menyusun program kerja untuk tahun berikutnya. Begitu juga dengan HRD. Penyusunan program kerja ini biasanya akan disesuaikan dengan target yang dimiliki, misalnya melakukan pelatihan karyawan di bulan Mei 2022 atau sosialisasi kebijakan baru perusahaan pada bulan April 2022.

Walaupun Menyusun program kerja biasanya dilakukan setahun sekali, namun setiap bulannya tetap dilakukan evaluasi mengenai program kerja apa yang sudah berjalan dan belum berjalan, serta apa saja yang diperlukan untuk merealisasikan program kerja yang telah disusun.

Mengurus Administrasi yang Bersangkutan dengan HRD

Tidak sedikit administrasi yang dikerjakan seorang HRD, diantaranya absensi, payroll, kontrak kerja, surat masuk, surat keluar dan masih banyak lagi. Walaupun tugas ini biasanya dibebankan kepada bagian personalia, namun personalia juga merupakan bagian dari HRD secara keseluruhan. Dengan demikian, untuk menjadi seorang HRD juga diperlukan kemampuan administrasi yang baik.

Menjadi seorang HRD bukanlah persoalan yang mudah, namun tidak mustahil. Segala sesuatunya akan berjalan dengan baik jika diiringi dengan kerja keras. Banyak kemampuan yang perlu dikembangkan jika Anda memilih HRD sebagai karir impian Anda, diantaranya kemampuan public speaking, negosiasi, administrasi, memahami orang lain dan masih banyak lagi. Semoga dengan adanya artikel ini dapat memberi informasi lebih mengenai posisi HRD dan membuat Anda menjadi lebih dekat dengan karir impian Anda. Namun, jika Anda masih bingung dengan karir Anda kedepannya, Anda bisa melakukan tes psikologi karir agar Anda menemukan karir yang cocok.

Baca Artikel Kami Lainnya : Tips Menghadapi Stress Kerja

Comment