Apa Saja Proses Rekrutmen Karyawan?

Proses rekrutmen karyawan merupakan moment dimana perusahaan berupaya untuk mencari kandidat untuk mengisi posisi yang kosong atau menambahkan posisi tertentu. Jika Anda ingin belajar lebih dalam lagi, simak artikel ini.

PIO2118 Views

Logos Indonesia – Proses rekrutmen karyawan umumnya dilakukan oleh HRD di masing-masing perusahaan. Namun tidak jarang untuk beberapa perusahaan proses rekrutmen justru dilakukan langsung oleh pimpinan perusahaan. Biasanya untuk mencari posisi manajerial atau untuk perusahaan-perusahaan yang belum memiliki HRD di dalamnya.

Rekrutmen karyawan tidak sesederhana memilih beberapa kandidat di sebuah portal pencarian pekerjaan. Terdapat beberapa pertimbangan dan langkah yang harus diambil untuk memastikan apakah orang tersebut memiliki kemampuan dan kepribadian yang cocok dengan perusahaan.

Jika Anda memutuskan atau telah berkarir di bidang Human Resource, maka artikel ini sangat cocok untuk Anda pelajari. Salah satu skill yang dibutuhkan untuk menjadi seorang HRD adalah skill merekrut karyawan yang sesuai untuk posisi yang dibutuhkan.

Langkah-Langkah Proses Rekrutmen Karyawan

Langkah Rekrutmen Karyawan
Langkah Rekrutmen Karyawan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa dalam proses rekrutmen tidak serta merta memilih kandidat yang ada, namun terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan. Meskipun setiap perusahaan memiliki standar yang berbeda-beda, namun secara umum yang dilakukan dalam proses rekrutmen karyawan adalah seperti berikut:

Menganalisis kebutuhan posisi dan job description posisi tersebut

Seorang HRD harus paham secara garis besar tentang setiap posisi yang ada di perusahaan tempat ia bekerja. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah posisi tersebut sudah cukup dengan jumlah anggota yang ada atau diperlukan penambahan anggota. Meski tidak jarang di beberapa perusahaan kebutuhan posisi ini akan disampaikan langsung oleh leader masing-masing.

Jika sudah mengetahui posisi apa yang akan dicari, selanjutnya HRD harus paham mengenai job description dari posisi tersebut. Job description adalah penjabaran kerja, jabatan, dan tanggung jawab dari posisi yang dibutuhkan.

Baca Artikel Kami Lainnya : Apa Itu Stress Interview? Bagaimana Cara Menjawabnya?

Membuat perencanaan rekrutmen karyawan

Perencanaan ini berguna untuk mengefisiensi waktu, pengeluaran, dan juga tenaga. Susunlah langkah apa saja yang akan digunakan dalam proses rekrutmen ini, apakah perlu memasang info lowongan kerja di job portal tertentu, siapa saja yang akan melakukan proses interview, dan jenis tes apa saja yang akan disajikan. Tentunya untuk menentukan serangkaian perencanaan tersebut, dibutuhkan diskusi dengan user.

Memasang info lowongan kerja

Saat ini sudah cukup banyak job portal yang tersedia secara online, bai berbayar maupun gratis. Namun, job portal gratis belum tentu tidak sesuai. Begitu juga sebaliknya, job portal berbayar juga belum tentu terbaik. Pilihlah job portal sesuai dengan posisi yang ingin dicari.

Selain job portal, sosial media juga menjadi pilihan yang baik untuk memasang info lowongan kerja. Tidak harus dari sosial media pribadi, melainkan juga bisa melalui akun-akun info lowongan kerja yang ada.

Dalam memasang info lowongan kerja juga harus disesuaikan dengan jangkauan lokasi dari job portal ataupun sosial media yang dipilih.

Melakukan proses seleksi karyawan

Proses seleksi setiap perusahaan tentunya berbeda-beda, namun umumnya dalam proses seleksi ini terdapat screening data calon karyawan, psikotes, interview HRD, interview user, dan tes kesehatan.

Screening data bertujuan untuk mengetahui kesesuaian data yang ada calon karyawan dengan kebutuhan perusahaan. Psikotes dilakukan untuk mengetahui kemampuan serta kepribadian calon karyawan. Interview HRD dilakukan untuk menganalisis atau memastikan kembali hasil dari psikotes. Interview user biasanya lebih kepada menggali kemampuan terhadap posisi yang dicari. Terakhir untuk tes kesehatan dilakukan untuk memastikan kesehatan fisik disesuaikan dengan posisi yang akan ditempati nantinya.

Beberapa perusahaan memiliki alur yang berbeda-beda dan mungkin terdapat beberapa proses yang ditambahkan ataupun dikurangkan. Tentunya semua itu dilakukan sesuai dengan kebutuhan yang ada.

Penunjang Proses Rekrutmen Agar Berjalan Lancar dan Efisien

Penunjang Proses Rekrutmen
Penunjang Proses Rekrutmen

Terdapat beberapa hal yang dapat membantu proses rekrutmen karyawan agar berjalan lancar dan efisien, yaitu:

Memanfaatkan teknologi

Saat ini sudah berkembang teknologi untuk menyeleksi karyawan. Salah satu yang sudah sangat familiar adalah ATS (Applicant Tracking System). ATS merupakan software yang digunakan untuk melakukan proses penyaringan karyawan berdasarkan CV yang diserahkan. Seleksi berkas merupakan tahapan pertama dan membutuhkan kejelian dalam melakukannya. Sistem ATS akan sangat membantu saat lamaran yang masuk cukup banyak.

Membuat employee referral program

Bukan hal mudah untuk menemukan seseorang yang berkualitas berdasarkan satu atau dua kali pertemuan. Melibatkan karyawan lain untuk mencari kandidat bukan hal yang salah. Terlebih lagi jika perusahaan memberikan reward terhadap karyawan yang berhasil memberikan talend yang berkualitas.

Menciptakan branding perusahaan yang baik

Memiliki branding perusahaan yang baik akan memudahkan Anda untuk mendapatkan kandidat yang berkualitas. Calon karyawan akan berbondong-bondong melamar di perusahaan Anda setiap kali Anda membuka lowongan kerja.

Tentunya menciptakan branding perusahaan ini tidak mudah. Sebagai seorang HRD, Anda bisa bersikap profesional selama proses interview. Hal ini akan menanamkan sisi positif perusahaan bagi setiap pelamar yang Anda interview.

Kemampuan rekrutmen karyawan ini tentunya harus terus dikembangkan. Karena tidak bisa dipungkiri, proses rekrutmen ini juga menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Seperti contohnya pada zaman dulu memasang info lowongan kerja di koran atau majalah adalah pilihan yang baik. Saat ini orang-orang mencari info lowongan kerja menggunakan portal lowongan kerja di internet. Jadi, tidak ada salahnya untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki.

Baca Artikel Kami Lainnya : Tips Sukses Mengikuti Wawancara Kelompok

Comment