Apa Itu Stress Interview? Bagaimana Cara Menjawabnya?

Ternyata ada sebuah tipe interview yang membuat kandidatnya menjadi stress dengan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Bagaimana cara jawabnya? Simak tips dalam artikel ini.

PIO, Tips dan Trik621 Views

Logos Indonesia – Tipe Interview yang satu ini merupakan tipe yang paling jarang digunakan dalam sebuah sesi interview. Stress interview adalah tipe interview yang bertujuan untuk melihat reaksi kandidat saat dihadapkan dengan tekanan.

Stress interview biasanya dilakukan pada posisi-posisi managerial. Untuk memimpin suatu kelompok tertentu, stress bukan suatu yang bisa dihindari. Makanya penting untuk perusahaan mengetahui respon Anda saat dihadapkan pada keadaan yang tidak menyenangkan.

Berbeda dengan tipe interview lainnya yang terkesan nyaman agar Anda bisa mengungkapkan segala yang Anda miliki. Pada stress interview, Anda justru akan dibuat tidak nyaman dan ingin proses interview tersebut cepat selesai.

Ada kalanya pencapaian-pencapaian atau justru resume Anda diremehkan oleh recruiter. Sabar dan berusaha untuk tidak terpancing emosi merupakan kunci utama dalam menghadapi proses interview ini.

Contoh Pertanyaan Stress Interview

Contoh Pertanyaan Stress Interview
Contoh Pertanyaan Stress Interview

Pertanyaan-pertanyaan dalam sesi interview yang satu ini cenderung akan membuat Anda tidak nyaman karena banyak pertanyaan yang justru cenderung mengintimidasi Anda. Sekali lagi, jangan sampai terpancing emosi.

Berikut contoh pertanyaan dalam stress interview:

“Anda belum memiliki pengalaman? Kok malah berpikir untuk melamar di tempat ini?”

“Resume Anda benar-benar tidak menarik. Apa yang membuat Anda percaya diri untuk melamar di perusahaan kami?”

“Menurut Anda, apakah proses wawancara yang saya lakukan sudah cukup baik?”

“Kenapa Anda dipecat pada perusahaan sebelumnya?”

Sebenarnya masih banyak lagi contoh-contoh pertanyaan dalam stress interview. Intinya, pertanyaan-pertanyaan yang keluar akan membuat Anda kebingungan dalam menjawabnya. Maka diperlukan kehati-hatian dalam menjawab setiap pertanyaan.

Jenis-Jenis Stress Interview

Jenis-Jenis Stress Interview
Jenis-Jenis Stress Interview

Terdapat beberapa teknik stress interview yang biasanya digunakan, yaitu:

Perilaku yang tidak menyenangkan

Recruiter pada tipe wawancara ini cenderung akan menunjukkan sikap tidak tertarik kepada Anda. Hal ini biasanya ditunjukkan dari gestur tubuh. Tidak jarang recruiter akan memainkan handphone saat Anda sedang berbicara atau sesekali melihat jam. Hal ini dilakukan untuk membuat Anda merasa tidak dihargai. Tapi jangan langsung kecewa, umumnya itu bukan sikap recruiter yang sebenarnya.

Perilaku yang menakutkan

Bukan hanya tidak peduli, recruiter juga akan berbicara dengan nada tinggi dan cenderung meremehkan Anda. Sekali lagi, jangan sampai terbawa emosi. Mimik wajah yang ditunjukkan juga cenderung serius dan seperti terlihat marah.

Pembicaraan yang memaksa

Sudah menjadi ciri khas dari tipe interview yang satu ini, kandidat akan paksa untuk menjawab pertanyaan yang justru membuat tidak nyaman.

Baca Artikel Kami Lainnya : Tips Sukses Wawancara Tipe Case Interview

Tips Menghadapi Stress Interview

Tips yang Dapat Dicoba Saat Menghadapi Stress Interview
Tips yang Dapat Dicoba Saat Menghadapi Stress Interview

Kunci utama dalam menghadapi stress interview adalah dengan tidak mudah terpancing emosi. Recruiter memang akan sangat menjengkelkan bagi Anda. Tapi itu semua memang dilakukan untuk melihat respon Anda dalam tekanan.

Namun, sabar tidak sesederhana itu. Anda bisa mencoba beberapa tips berikut:

Tarik nafas dan berusaha untuk rileks

Meskipun sulit untuk merasa rileks di tengah tekanan, namun Anda perlu mencoba hal yang satu ini. Tarik nafas dalam lalu hembuskan, lakukan hal tersebut berulang sebanyak tiga kali. Anda bisa mencoba tips ini saat sudah merasa sedikit emosi.

Jangan ragu untuk bertanya

Walaupun recruiter cenderung cuek dan galak, Anda perlu bertanya jika ada hal yang tidak Anda pahami. Hal ini penting untuk menghindari kesalahpahaman. Konfirmasi kembali apakah maksud yang Anda tangkap sudah sesuai dengan maksud yang ingin disampaikan oleh recruiter.

Selain bisa membuat Anda memahami pertanyaan yang diajukan. Proses tersebut bisa sedikit mengulur waktu dan memberikan ruang kepada Anda untuk berpikir.

Sampaikan apa yang pernah menjadi pencapaian Anda

Walaupun pertanyaan dalam proses interview ini cenderung mengintimidasi, Anda jangan ragu untuk menyampaikan pencapaian Anda. Tujuan dari stress interview memang membuat Anda tertekan, namun tujuan awal dari interview adalah untuk mengetahui kemampuan yang Anda miliki. Jangan sampai Anda tidak menyampaikan kemampuan Anda karena sudah merasa tertekan.

Jangan ragu menunjukkan keunikan yang kamu miliki

Tentunya keunikan dalam hal ini adalah keunikan yang menjadi ciri khas Anda dalam dunia pekerjaan. Menjadi berbeda bukanlah suatu kesalahan. Mungkin sisi unik mu itu justru membuat kamu lebih diingat oleh recruiter.

Jangan terlalu takut

Mungkin akan susah untuk tidak merasa takut dalam keadaan tertekan. Namun perlu Anda sadari bahwa tujuan interview ini adalah untuk membuat Anda merasa tertekan. Jangan sampai tekanan demi tekanan yang diberikan justru membuat Anda tidak bisa berpikir jernih.

Berusaha untuk tetap tenang memang bukan hal yang mudah. Terlebih lagi Anda memang sedang dibuat merasa tertekan. Kunci utama dari wawancara ini adalah tetap tenang dan tidak mudah emosi.

Bukan recruiter Jahat dan juga bukan lingkungan kerja yang toxic. Proses interview ini memang murni untuk melihat respon Anda saat berada di bawah tekanan. Karena itu, tetap yakinkan diri agar bisa lolos dalam tahap ini.

Melewati ragam proses rekrutmen memang bukanlah hal yang mudah. Namun dengan membaca artikel ini tandanya Anda sudah mempersiapkan diri. Itu adalah langkah yang baik untuk menunjang kelulusan Anda. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca Artikel Kami Lainnya : Tips Sukses Mengikuti Wawancara Kelompok

Comment