Gangguan Kecemasan : Mengenal Lebih Dalam Mengenai Specific Phobia

Specific phobia atau fobia spesifik merupakan salah satu dari bagian anxiety disorder yang ditandai dengan rasa kecemasan atau rasa takut berlebih terhadap objek atau situasi tertentu.

Klinis176 Views

Logos Indonesia – Apakah kamu memiliki ketakutan terhadap suatu hal, misalnya pada kucing, cicak, atau tekstur tertentu? Jika iya, bisa jadi kamu mengalami Specific phobia.

Specific phobia merupakan salah satu bagian dari anxiety disorder atau gangguan kecemasan yang cukup umum ditemui di masyarakat. Setidaknya jika kamu tidak memiliki Specific phobia, kamu pasti pernah menemui orang dengan ketakutan terhadap suatu hal tertentu.

Anxiety disorder sendiri merupakan salah satu bagian dari gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan ketakutan atau kecemasan berlebih. Seseorang yang memiliki anxiety disorder cenderung mengalami ketakutan yang bisa mengganggu kegiatan sehari-hari mereka.

Dalam DSM-V dan PPDGJ yang merupakan patokan diagnostik terhadap gangguan kesehatan mental mencatat berbagai macam gangguan yang merupakan turunan dari anxiety disorder. Salah satu gangguan kesehatan mental yang menjadi bagian dari anxiety disorder adalah Specific phobia.

Pada artikel ini akan kami bahas secara lebih detail mengenai pengertian dari Specific phobia, kriteria Specific phobia, penyebab dari Specific phobia, hingga penanganan terhadap pengidap Specific phobia.

Apa Itu Specific Phobia?

Apa Itu Specific Phobia
Apa Itu Specific Phobia

Merasa takut terhadap sesuatu yang menyeramkan, apalagi dapat mengancam nyawa memang merupakan hal yang normal. Namun, merasa takut terhadap hal yang sebenarnya biasa saja tentu perlu untuk dipertanyakan.

Specific phobia atau fobia spesifik merupakan salah satu dari bagian anxiety disorder yang ditandai dengan rasa kecemasan atau rasa takut berlebih terhadap objek atau situasi tertentu. Berbeda dengan orang pada umumnya, objek atau situasi yang ditakuti oleh pengidap Specific phobia biasanya bukan hal yang menakutkan.

Seseorang yang mengalami Specific phobia cenderung akan menghindari objek atau situasi yang ditakutinya bagaimanapun itu caranya. Objek atau situasi yang sebenarnya biasa saja itu menjadi suatu ketakutan tersendiri bagi mereka. Maka tidak heran mengapa mereka begitu menghindari objek atau situasi tersebut.

Berbeda dengan perasaan cemas pada umumnya yang bersifat sementara, penderita phobia cenderung bersifat permanen hingga dapat mengakibatkan reaksi fisik dan stress psikologis yang lebih parah.

Penderita Specific phobia dapat mengalami penurunan produktivitas, sehingga mengganggu kegiatan sehari-hari mereka. Misalnya, sekolah, bekerja, atau bahkan membangun interaksi dengan orang disekitar mereka. Hal ini diakibatkan oleh sikap mereka yang selalu menghindar dari objek atau situasi yang menjadi fobia mereka.

Kriteria Specific Phobia

Kriteria Specific Phobia
Kriteria Specific Phobia

Dalam DSM-V dituliskan beberapa kriteria dari Specific phobia, yaitu :

Kecemasan menetap dan tidak masuk akal

Seorang penderita Specific phobia akan memiliki kecemasan menetap terhadap situasi atau objek spesifik yang nyata dan berlebihan, atau bisa disebut tidak masuk akal. Misalnya ketakutan berlebih terhadap kucing, saat melihat darah, atau berada di ruangan sempit.

Baca Artikel Kami Lainnya : Gangguan Kecemasan : Bagaimana Menangani Social Anxiety Disorder?

Mengalami serangan panik

Saat penderita Specific phobia terpapar oleh stimulus fobik (hal yang membuat mereka takut), hampir selalu menimbulkan kecemasan mendadak yang dapat menjadi pemicu dari terjadinya serangan panik.

Sadar akan objek atau situasi

Pada orang dewasa yang juga penderita Specific phobia, umumnya menyadari bahwa objek atau situasi yang ditakutkan itu tidak masuk akal atau tidak mengancam diri mereka. Namun, mereka masih tetap takut akan hal itu. Namun pada anak yang menderita Specific phobia, cenderung tidak menyadarinya.

Menghindar

Penderita Specific phobia cenderung melakukan penghindaran, kecemasan antisipatif, atau penderitaan pada situasi-situasi yang ditakutkan secara bermakna pada rutinitas normal, pekerjaan (atau akademik) atau aktivitas sosial atau hubungan lainnya atau adanya penderitaan yang nyata tentang fobianya.

Durasi 6 bulan pada penderita di bawah 18 tahun

Jika penderita Specific phobia berusia di bawah 18 tahun, umumnya Specific phobia atau ketakutan berlebih terhadap objek tertentu yang dirasakan berdurasi minimal 6 bulan.

Tidak dikategorikan dalam gangguan kecemasan lain

Kecemasan, serangan panik, penghindaran objek atau situasi spesifik yang dirasakan oleh penderita Specific phobia, tidak dapat dikategorikan pada gangguan mental lainnya. Misalnya, OCD, PTSD, kecemasan perpisahan, fobia sosial, agoraphobia dengan panik, atau agoraphobia tanpa riwayat panik.

Penyebab Specific Phobia

Penyebab Specific Phobia
Penyebab Specific Phobia

Hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti dari Specific phobia. Meski demikian, terdapat beberapa faktor yang dipercaya dapat menimbulkan Specific phobia kepada seseorang, yaitu:

Pengalaman buruk

Seseorang yang memiliki pengalaman buruk terhadap objek atau situasi tertentu, kemungkinan besar dapat mengalami Specific phobia. Misalnya, seseorang saat kecil pernah jatuh dari tempat tinggi dan mengalami luka yang cukup parah, bisa jadi mereka mengalami fobia ketinggian dikemudian hari.

Genetik dan lingkungan

Seseorang yang lahir dan dibesarkan oleh penderita Specific phobia, bisa jadi memiliki fobia yang sama. Hal ini dikarenakan genetik yang sama, dan pola asuh yang diberikan saat kecil.

Penanganan Terhadap Pengidap Specific Phobia

Penanganan Terhadap Pengidap Specific Phobia
Penanganan Terhadap Pengidap Specific Phobia

Jika kamu memiliki ketakutan berlebih pada situasi atau objek tertentu, ada baiknya kamu mengunjungi rumah sakit atau Klinik Konsultasi Psikologi. Kamu bisa bertemu dengan Psikiater atau Psikolog dan membahas mengenai ketakutanmu tersebut.

Jika kamu sudah mendapatkan diagnosis Specific phobia, umumnya Psikiater akan meresepkan beberapa obat yang dapat meredakan kecemasan mu. Sedangkan Psikolog, umumnya akan memberikan terapi psikolog untuk mengatasi fobia yang kamu miliki.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca Artikel Kami Lainnya : Gangguan Kecemasan : Ini Dia Pengertian Dari Agoraphobia