Mengenal Tes IST yang Bisa Mengungkap Kecerdasan

Pernah mendengar tes IST? Tes IST merupakan tes psikologi yang dapat mengungkap kecerdasan seseorang dari berbagai aspek. Untuk info lebih jelasnya, simak artikel ini dengan baik.

PIO296 Views

Logos Indonesia – Walaupun kecerdasan seseorang dapat dilihat sekilas dari cara berkomunikasinya, namun hal ini kurang akurat untuk digunakan. Maka dari itu, teknik wawancara saja tidak cukup untuk mengetahui kecerdasan orang lain.

Psikotes merupakan media yang sering dimanfaatkan recruiter untuk mengetahui kecerdasan kandidat. Beberapa psikotes bisa mengungkap kecerdasan seseorang sesuai dengan bidang yang dibutuhkan. Salah satu jenis psikotes yang menjadi favorit banyak recruiter adalah tes IST.

Tes IST atau  intelligenz struktur tes merupakan alat ukur yang dapat mengukur tingkat intelegensi seseorang. Tes IST ini cukup sering digunakan oleh biro-biro psikologi saat ini. Pasalnya tes ini memang cenderung akurat dalam mengukur intelegensi seseorang.

Sejarah Tes IST

Sejarah Tes IST
Sejarah Tes IST

Tes IST dikembangkan oleh  Rudolf Amthauer di Frankfurt, Jerman pada tahun 1953. Amthauer percaya bahwa intelegensi seseorang baru dapat diketahui melalui manifestasinya contohnya dari hasil atau prestasi suatu tes.

Pada tahun 1953, tes IST digunakan untuk orang-orang yang berusia 14 hingga 60 tahun. Proses penyusunan norma diambil dari 4000 subjek dan belum ada pengelompokkan berdasarkan jenis kelamin dan usia.

Pada tahun 1955, tes IST  mengalami pengembangan dari segi usia yang dapat dicapai, yaitu dari usia 13 tahun. Subjek penyusunan norma juga bertambah menjadi 8642 orang. Di tahun 1955 terdapat pengelompokkan jenis kelamin dan usia pada tes IST.

Pada tahun 1970, terdapat permintaan untuk pengoreksian menggunakan mesin dan pengembangan mesin tersebut membutuhkan waktu 10 tahun untuk dibuat. Pada tahun ini tidak terlalu banyak perubahan terhadap bentuk tes IST, tes ini memiliki 6 bentuk, setiap pemeriksaan dilakukan 2 tes sebagai bentuk parallel; yaitu A1 dan B2, atau C3 dan D4. Dua bentuk lainnya untuk pemerintah dan hanya bagi penggunaan khusus. Kelompok usia juga diperluas mulai dari usia 12 tahun. Terdapat juga penambahan tabel kelompok dan pekerjaan pada tahun ini.

Pada tahun 2000, dilakukanlah koreksi atas tes IST sebelumnya. Hal ini dikarenakan pada IST tahun 1970 tidak dilakukan penyebaran secara merata dan terdapat kalimat pada soal hitungan yang dianggap kurang efektif. Sehingga pada tahun 2000, Tes IST tidak terdapat kalimat pada soal hitungan.

Pada tahun 2000 dilakukan dua kali revisi untuk penyempurnaan tes IST. Pada revisi kedua ini, tes IST terbagi kedalam tiga modul, yaitu modul Grundmodul-Kurzform (Modul Dasar-Singkatan), modul ME, dan Erweiterung modul (Modul menguji pengetahuan).

Untuk tes IST yang digunakan di Indonesia adalah tes IST yang diadaptasi oleh Fakultas Psikologi Universitas Padjajaran Bandung. Adaptasi ini dilakukan pada tes IST tahun 1970.

Baca Artikel Kami Lainnya : Tips Sukses Wawancara Tipe Case Interview

Fungsi dan Tujuan Tes IST

Fungsi dan Tujuan Tes IST
Fungsi dan Tujuan Tes IST

Tes IST dianggap sebagai tes menyeluruh yang terdiri dari bagian-bagian yang berhubungan satu sama lain dan terstruktur. Tes IST juga merupakan psikotes yang memiliki waktu dalam pengerjaannya. Tentunya waktu tersebut sudah disesuaikan dengan tiap-tiap sub tes yang akan diuji.

Tiap sub tes dari tes IST mengandung intelegensi yang berbeda-beda. Tentunya untuk menggambarkan pola kerja masing-masing, sehingga tes ini cocok untuk profesi atau pekerjaan tertentu.

Tiap individu tentunya memiliki bidang kemampuan yang berbeda-beda. Perusahaan juga membutuhkan kompetensi yang berbeda-beda. Tes IST sendiri dapat mengungkap beberapa kompetensi dalam satu tes. Terdapat soal-soal seperti melengkapi kalimat, melengkapi kata, persamaan kata, sifat yang dimiliki bersama, berhitung, deret angka, memilih bentuk, latihan balok, dan latihan simbol. Dari tiap soal tersebut dapat mengukur kemampuan intelegensi yang berbeda-beda. Inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa tes IST merupakan tipe tes intelegensi yang cukup populer di masyarakat.

Dari penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa tes IST bertujuan untuk memahami diri dan pengembangan pribadi, merencanakan pendidikan dan karier serta membantu pengambilan keputusan dalam hidup setiap orang.

Cukup banyak biro-biro psikologi yang menyediakan jasa tes intelegensi dan tes IST masih banyak menjadi pilihan. Namun, satu hal yang perlu Anda ketahui adalah untuk penyajian alat tes ini dibutuhkan kemampuan khusus, pastikan Anda memiliki biro psikologi dengan penyaji yang telah terlatih. Selain itu, dalam interpretasi hasil tes IST dibutuhkan lisensi khusus yang biasanya dilakukan oleh psikolog . Maka, memiliki biro psikologi yang terpercaya sangat penting. Pastikan Anda memilih biro psikologi dengan psikolog-psikolog yang memiliki SSP atau sertifikat sebutan psikolog dan SIPP atau surat izin  praktik psikologi yang masih berlaku. Hal ini cukup penting, karena yang bisa mengeluarkan hasil interpretasi hanyalah psikolog.

Selain memilih biro psikologi yang terpercaya, pastikan Anda mengerjakan tes ini dengan persiapan yang matang dan tidak perlu mencontoh hasil tes orang lain. Hasil tes yang tidak dikerjakan sesuai kemampuan hanya akan mengakibatkan bias atau ketidak sesuaian pada penilaian di akhir. Maka, kerjakan tes Anda sesuai dengan kemampuan Anda. Jangan lupa untuk memulai dan mengakhiri setiap tes yang Anda kerjakan dengan doa. Cara ini cenderung ampuh untuk membawa ketenangan. Semoga artikel ini dapat memberikan informasi tambahan untuk Anda.

Baca Artikel Kami Lainnya : Dapat Panggilan Psikotes Dari Perusahaan yang Anda Lamar? Persiapkan Dir Anda Sebelum Mengikuti Psikotes