Tanda kamu Perlu Konsultasi ke Psikolog

Menjaga kesehatan mental sangat penting agar kalian tidak mudah stress.Berikut tanda-tanda kamu perlu konsultasi ke psikolog untuk mengurangi stress.

Konseling295 Views

Urusan kesehatan mental memang ada ahlinya tersendiri. Pada keadaan tertentu teman-teman harus memberanikan diri untuk datang ke psikolog mengenai masalah mental yang sedang teman-teman hadapi. Datang ke psikolog bukan menandakan orang tersebut sedang gangguan jiwa. Karena psikolog itu bisa kita ibaratkan teman curhat tentang masalah namun bisa memberikan solusi yang tepat kepada kita.

Oke, sekarang anggap saja teman-teman sudah tahu mengenai tugas dari seorang psikolog. Tapi, kapan ya kira-kira kita harus datang ke psikolog? dan apa ukuran yang menandai bahwa masalah ini harus kita bawa ke psikolog? Bagi teman-teman yang suka curhat ke orang terdekat ketika sedang menghadapi masalah. Pasti merasa bingung, apa iya harus dibawa ke psikolog, biasanya setelah curhat sama orang terdekat oke oke aja tuh.

Yups, ada benarnya juga sih, dengan curhat ke sahabat saja kadang sudah merasa plong kok, tapi. Perlu teman-teman ketahui bahwa curhat ke teman dengan ke psikolog itu beda ya. Baik dari cara mereka merespon, memahami masalah, memahami emosi kita, dan cara mereka memberi penanganan.

Kalau kita ibaratkan, curhat ke sahabat adalah pertolongan pertama, sedangkan ke psikolog adalah teman yang lebih professional. Buat teman-teman yang masih bingung kapan konsultasi psikolog. Berikut tanda-tanda kamu perlu kosultasi ke psikolog.

Saat Semua Kesibukan Terasa Terlalu Intens

Bagi orang yang kesibukannya diluar batas terkadang mudah memicu stress, karena mereka merasa apa yang mereka kerjakan tidak selesai selesai. Bagi teman-teman yang merasa terlalu sibuk, jadi cepat lelah, merasa apa yang teman kerjakan tidak ada selesainya. Ada baiknya teman datang ke psikolog untuk mencari solusi yang tepat menghadapi keadaan yang seperti itu.

Keadaan seperti di atas adalah stress ringan, manusia wajar saja memasuki stress ringan, asalkan jangan sampai berlebih. Nah, datang ke psikolog adalah langkah yang tepat untuk mencegah stress kecil yang teman-teman alami agar tidak menjadi stress berat.

Ketika Badmood Berkepanjangan

Badmood adalah kondisi dimana teman-teman menghadapi suasana hati yang sangat buruk. Yaitu ketika teman-teman merasa tidak nyaman melakukan sesuatu, entah karena habis berantem sama pacar, kena marah boss dll. Saat sedang badmood terkadang kita jadi malas untuk makan, ngobrol, bercerita, menyelesaikan tugas, pokoknya menjadi serba malas kecuali untuk rebahan.

Badmood umumnya datang tidak lebih dari satu dua hari, jika hari ini kalian badmood, maka esok hari harusnya sudah goodmood. Tapi, jika teman-teman mengalami badmood sampai berhari, tentu sangat mengganggu aktivitas bukan. Belum lagi jika sudah bekerja, maka harus bisa membedakan mana urusan pribadi mana urusan pekerjaan.

Alangkah baiknya jika teman-teman memang mengalami kondisi badmood yang berkepanjangan segera datang ke Psikolog. Ceritakan semua yang membuat kalian menjadi badmood berkepanjangan agar cepat usai dan menjadi hari-hari dengan goodmood.

Rasa Kehilangan yang Mendalam

Rasa kehilangan yang mendalam bisa terjadi karena ada orang dekat yang meninggal, putus cinta, atau dipecat dari pekerjaan. Hampir kita semua pasti pernah mengalami hal tersebut namun melewati masa berdukanya dalam waktu yang berbeda-beda. Biasanya kita bisa move on dari kesedihan tersebut, saat kita sudah bisa menerima apa yang terjadi.

Masa berduka atau dalam istilah psikologinya adalah GRIEF sangatlah mengganggu aktivitas sehari-hari. Akan menjadi parah ketika keadaan tersebut sampai membuat kamu ingin menyendiri, menjauh dari keluarga, sahabat, bahkan sampai melakukan hal yang kurang baik.

Jika teman-teman menjalani GRIEI sampai kondisi parah seperti di atas. Maka saya sarankan untuk segera ke psikolog, karena mereka lebih ahli dalam memahami emosi teman-teman.

Merasa Menyendiri / Menjauh dari Lingkungan Sosial

Sebagai makhluk sosial, berinteraksi dengan manusia lain adalah hal yang harus bukan hanya lumrah. Bahkan bagi seorang introvert-pun sedikit banyak harus bergaul dengan orang lain atau lingkungan sosial lain. Namun ketika kamu mengalami penurunan interaksi, baik dengan keluarga, teman, rekan kerja dan lain sebagainya, dan lebih milih untuk menyendiri. Maka, kondisi tersebut jangan teman-teman teruskan ya.

Teman-teman perlu berkonsultasi dengan psikolog agar bisa keluar dari zona nyaman menyendiri. karena apa, karena lambat laun kondisi seperti itu hanya akan membuat teman-teman menjadi lebih terbebani.

Menggunakan Barang Berbahaya Sebagai Cara Melarikan Diri

Barang-barang berbahaya seperti alkohol, obat-obatan terlarang, pergaulan bebas menjadi salah satu cara untuk lari dari masalah. Lari dari masalah tidak akan menyelsaikan masalah, salah salah malah bisa menambah masalah. Dalam kondisi sudah seperti ini kita tentu sudah tidak sadar dengan yang namanya cara baik, apalagi konsultasi ke psikolog.

Nah, buat teman-teman sendiri atau ketika ada saudara atau sahabat ada yang lari dari masalah dengan cara-cara di atas. Maka, sebaiknya segeralah cegah mereka, dan sebisa mungkin ajak dia untuk ngobrol bareng dengan psikolog.

Nah, itulah tanda tanda kamu perlu konsultasi ke psikolog. Saya harap teman-teman semua jadi tidak takut lagi untuk datang ke psikolog dan bercerita mengenai masalah yang dihadapi.

Logos Indonesia memberikan Layanan Profesional Jasa Konseling Online dan Offline serta Tes Psikologi Kesehatan Mental

Comment