Dampak Pelecehan Seksual Pada Anak Dan Pencegahannya

Dampak pelecehan seksual pada anak dan pencegahannya. Melalui penyuluhan seks edukasi pada tingkat sekolah dasar.

Logos Indonesia Pedofil dan inces merupakan salah satu bentuk pelecehan seksual pada anak. Pedofil adalah kejahatan seksual yang dilakukan orang dewasa dengan anak yang memiliki usia di bawah umur. Biasanya pelaku pedofil menginjak balita hingga anak remaja yang memiliki selisih umur yang sangat jauh antar keduanya. Sedangkan inces adalah kejahatan seksual yang dilakukan oleh anggota keluarga.

Kedua tindakan pelecehan seksual ini jarang sekali dilaporkan hingga ke pihak berwajib. Hal ini terjadi karena banyak faktor yang mempengaruhinya baik itu dari mental si korban, respon orang tua dalam menanggapi aduan anak, konflik mental mengenai kenyataan, dan program pencegahan yang belum maksimal. Pelecehan seksual pada anak, terkadang disertai dengan kekerasan fisik yang dilakukan oleh pelaku.

Siapa Saja Yang Menjadi Pelaku Pelecehan Seksual Pada Anak?

 

Pentingnya kesehatan mental
Photo by kumparan

Kebanyakan dari kasus pelecehan seksual pada anak dilakukan oleh orang terdekat dari korban. Pelaku pelecehan seksual pada anak bisa saja dilakukan oleh pamannya, kakaknya, tetangganya, gurunya, tokoh agama, bahkan bisa saja dilakukan oleh ayahnya sendiri.

Rasa kasih sayang yang seharusnya diterima oleh anak tersebut dikhianati oleh tindakan buruk dari si pelaku. Tidak ada perbedaan gender untuk kekerasan seksual ini. Baik anak laki-laki atau anak perempuan memiliki kemungkinan mengalami kekerasan seksual.

Jenis penghianatan pelayanan menjadi isu penting dari pelecehan seksual pada anak. Seseorang yang harusnya memberikan kasih sayang, pelayanan pendidikan yang baik dari orang dewasa, malah memberikan dampak buruk bagi anak.

Baca Artikel Kami Lainnya: Terlalu Sering Menyalahkan Diri Sendiri. Berikut Tips Dan Langkah-Langkah Untuk Memaafkan Diri Sendiri.

Sebagai contoh kasus pelecehan seksual pada anak yang dilakukan oleh tokoh agama setempat. Bagi si korban terdapat perasaan menyalahkan diri. Hal ini karena, pemikiran bahwa tokoh agama selalu benar di mata masyarakat setempat. Akibat dari ketidakmampuan membenci si pelaku, maka timbullah rasa kebencian terhadap diri sendiri, rasa bersalah, kemarahan pada diri sendiri, rasa cemas, dan depresi dalam menghadapi kenyataan.

Terjadinya krisis keyakinan bagi si korban. Apalagi jika pelecehan seksual itu dilakukan oleh orang yang ia sayangi atau hormati, seperti anggota keluarga. Karena si pelaku memiliki hubungan yang istimewa dengan korban. Terkadang omongan dari si korban tidak dipercaya oleh masyarakat. Akhirnya korban memilih untuk diam dan mengubur dalam-dalam perasaannya.

Apa Saja Dampak Bagi Anak Yang Mengalami Pelecehan Seksual?

Dampak dari pelecehan seksual bervariasi tiap anak tergantung tingkat pelecehan seksualnya. Namun terlepas dari tingkat keparahan pelecehan seksual yang dilakukan oleh pelaku. Secara umum dampak negatif bagi korban mencakup rasa cemas, depresi, gangguan stres pasca trauma, harga diri yang rendah dan gangguan tingkah laku.

Dampak dari pelecehan seksual pada anak ini akan semakin parah jika di tambah dengan adanya ancaman dari si pelaku jika anak melapor kepada orang dewasa. Pada kasus yang parah dan berkepanjangan, dampak dari pelecehan seksual pada anak ini dapat memicu gangguan kepribadian ganda, gangguan makan, dan gangguan kepribadian ambang ketika dewasa.

Bagaimana Cara Mencegah Pelecehan Seksual Pada Anak?

menjaga kesehatan mental
Photo by Pinterest

Bagi seorang anak sebagai korban pelecehan seksual, sangat sulit untuk menceritakan kejadian tersebut. Anak yang masih terlalu kecil, tidak mengerti apa yang ia alami. Mereka juga tidak tahu cara menceritakan kejadian tersebut.

Berbeda dengan korban pelecehan seksual pada anak yang lebih besar usianya. Mereka mulai menyadari bahwa tindakan yang dilakukan oleh orang dewasa itu tidak benar. Namun isu ini dianggap tabu dan sensitif di masyarakat. Terlebih jika pelakunya adalah orang yang terdekat bahkan memiliki gelar kepercayaan di masyarakat seperti tokoh agama. Karena itu perlu penyuluhan pendidikan seksual pada tingkat usia dini.

Penyuluhan Sex Edukasi Pada Tingkat Sekolah Dasar

Jangan sampai anak mengalami pelecehan seksual karena tingkat kesadaran mereka mengenai pendidikan seks yang kurang. Pendidikan seks dapat disesuaikan dengan usia anak. Pada sekolah dasar, pendidikan seks yang diajarkan mengenai perilaku orang dewasa yang tidak pantas merujuk pada pelecehan seksual.

Anak diajarkan untuk menolak bujukan orang dewasa yang berujung pada pelecehan seksual. Anak harus mengetahui bagian tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang lain. Dengan begitu, anak mengetahui bahwa tindakan orang dewasa itu tidak benar. Kemudian anak diajarkan untuk merespon di setiap tindakan orang dewasa yang tidak baik. Anak diajarkan untuk melapor tindakan pelecehan seksual kepada orang dewasa yang tepat seperti orang tuanya.

Baca Artikel Kami Lainnya: Mengenal 4 Jenis Luka Pada Inner Child Dan Contohnya.

Ketika anak paham atas pelecehan seksual itu dan paham tindakan apa yang harus ia lakukan. Maka pelecehan seksual akan diminimalisir. Walaupun pada kenyataannya, mungkin saja penyuluhan ini tidak dipahami oleh anak. Namun, isu ini akan menjadi pembahasan oleh orang tuanya di rumah. Ketika orang tua menyadari pentingnya pendidikan seks sejak dini. Maka, secara tidak langsung anak akan diajarkan seks edukasi dari orangtuanya.

Anggapan bahwa isu tersebut tidak tabu dalam keluarga memungkinkan anak untuk melapor pada orang tuanya ketika mengalami pelecehan seksual.

Baca Artikel Kami Lainnya: Apa Itu Synesthesia Dan Contohnya. Suara Yang Memiliki Warna.

Davison, G. C., Neale, J. M., Kring, A. M. (2017). Psikologi Abnormal Edisi Ke-7. Depok: PT Raja Grafindo Persada.

Artikel oleh: Logos Indonesia.