Kenali Apa Saja yang Menyebabkan Stress Kerja

Stress kerja dapat terjadi dengan mudah, mengingat tuntutan pekerjaan yang sering kali terlalu berat bagi karyawan. Simak beberapa penyebab stress kerja pada artikel ini.

Klinis, PIO266 Views

Logos Indonesia – Stress kerja merupakan hal umum yang dialami oleh karyawan. Bagaimana tidak, karyawan memiliki tugas dan tanggung jawab yang harus diselesaikan. Hal inilah yang sering kali menimbulkan stress dalam bekerja, meskipun terdapat banyak penyebab lainnya.

Stress sendiri terbagi dalam dua bagian, yaitu distress dan eustress. Distress merupakan respon negatif terhadap suatu masalah, sedangkan eustress merupakan respon positif dalam menghadapi masalah. Meski demikian, eustress yang dikenal sebagai stress positif ini bisa berubah menjadi distress jika tidak memiliki manajemen stress yang baik.

Pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai stress dalam artian distress. Mengapa demikian? Karena distress merupakan tipe stress yang perlu mendapatkan perhatian. Jika distress berlangsung lama dan dalam tingkatan yang parah, bisa mengakibatkan penyakit fisik maupun mental lainnya.

Stress kerja merupakan tanggapan fisik maupun emosional terhadap beban kerja yang dihadapi. Stress kerja juga biasa diartikan sebagai perasaan tertekan yang dialami karyawan terhadap suatu pekerjaan atau lingkungan kerjanya.

Penyebab dari stress biasanya disebut dengan stressor. Terdapat banyak hal yang bisa menjadi pemicu terjadinya stress kerja, diantaranya adalah sebagai berikut:

Stressor Lingkungan Fisik

Stressor Lingkungan Fisik
Stressor Lingkungan Fisik

Memiliki lingkungan kerja yang nyaman akan meningkatkan efektivitas kerja. Selain itu, kinerja kerja juga akan meningkat. Hal ini dikarenakan tempat kerja yang nyaman akan meningkatkan mood dalam bekerja. Lain halnya dengan lingkungan kerja yang tidak nyaman, justru akan menimbulkan stress.

Sebagai contoh, seseorang yang bekerja di ruangan ber AC cenderung lebih tenang dalam menghadapi pekerjaannya dibandingkan dengan seseorang yang bekerja di lapangan yang terpapar sinar matahari, polusi yang tinggi, hingga kebisingan dimana-mana.

Stressor Individu

Stressor Individu
Stressor Individu

Tahukah kamu bahwa stress kerja juga bisa berasal dari diri sendiri. Hal ini dikarenakan setiap individu memiliki respon yang berbeda-beda untuk menghadapi masalah. Berikut beberapa hal yang menjadikan stressor individu:

Usia

Walaupun sebenarnya usia tidak berperan secara langsung dalam penyebab stress, tapi semakin tinggi usia seseorang maka semakin banyak juga pengalamannya dalam bekerja. Hal inilah yang menjadikan usia secara tidak langsung dapat menjadi penyebab stress.

Pengalaman kerja yang banyak akan membuat seseorang lebih banyak pelajaran dalam menanggapi situasi. Dengan demikian semakin tua usia seseorang dalam bekerja, maka semakin kecil kemungkinan mengalami stress kerja. Begitu juga sebaliknya, semakin muda usia seseorang, maka semakin besar kemungkinan mengalami stress kerja.

Jenis kelamin

Berdasarkan sebuah penelitian di Amerika Serikat, perempuan lebih besar kemungkinan mengalami stress. Hal ini dikarenakan perempuan memiliki respon yang sensitif terhadap permasalahan yang ada disekitarnya. Hal ini jugalah yang membuat wanita lebih ekspresif dalam menghadapi sesuatu.

Status gizi

Makanan merupakan sumber energi. Dengan gizi yang seimbang dalam makanan membuat tubuh memiliki tenaga untuk menjalani keseharian, termasuk bekerja. Dengan demikian, seseorang dengan status gizi yang buruk akan kurang semangat dalam bekerja, dan akhirnya merasa stress akibat pekerjaan yang tak kunjung selesai.

Peristiwa atau pengalaman pribadi

Semakin banyak pengalaman seseorang dalam menghadapi masalah, maka semakin kuat juga manajemen stress yang dimiliki. Namun, pengalaman pribadi juga justru bisa menimbulkan stress tersendiri. Misalnya jika mengalami pengalaman buruk yang akhirnya menjadi trauma tersendiri. Seseorang yang memiliki pengalaman buruk seperti ditinggal pasangan, atasan yang toxic justru bisa membuat tingkat stress menjadi lebih tinggi.

Baca Artikel Kami Lainnya : Kenali Fatigue Kondisi Medis yang Dapat Mengganggu Kinerja Kerja Anda

Stressor Organisasi

Stressor Organisasi
Stressor Organisasi

Stressor organisasi merupakan stress yang diakibatkan oleh situasi dari di lingkungan tempat kerja yang kita. Tekanan yang berasal dari tempat kerjalah yang menjadi penyebab timbulnya stress. Berikut beberapa faktor dari stressor organisasi:

Tuntutan menyelesaikan tugas

Menyelesaikan tugas memang sudah menjadi kewajiban karyawan, namun tuntutan yang tidak berhenti justru akan menimbulkan stress. Bukannya menjadikan tugas tersebut selesai, stress kerja justru memperlambat terselesainya tugas tersebut.

Beban kerja

Beban kerja sudah seharusnya diberikan sesuai porsi yang dimiliki karyawan. Beban kerja yang terlalu besar akan membuat stress. Hal ini dikarenakan semakin besar beban kerja, maka akan semakin banyak energi dan pikiran yang terkuras. Terlebih lagi jika beban kerja tersebut tidak bisa diselesaikan. Maka, stress kerja akan semakin besar kemungkinan terjadinya.

Namun, nyatanya beban kerja yang terlalu ringan juga bisa menjadikan penyebab dari stress kerja. Hal ini dikarenakan karyawan akan merasa tertekan dan keadaan dimana ia merasa bosan akan pekerjaan yang monoton dan jauh dibawah kemampuannya.

Dengan demikian, sudah seharusnya beban kerja diberikan sesuai dengan kemampuan karyawan. Tidak terlalu berat dan tidak terlalu ringan.

Hubungan interpersonal

Hubungan interpersonal merupakan hubungan antara seseorang dengan orang lain ataupun kelompok. Hubungan interpersonal yang buruk dengan sesama rekan kerja akan menimbulkan stress. Hal ini dikarenakan hubungan interpersonal merupakan faktor penting dalam pencapaian kepuasan kerja.

Sebagai contoh, hubungan yang buruk dengan atasan akan membuat seseorang enggan untuk menemui atasan, merasa pekerjaan yang diberikan selalu diluar batas kemampuannya, atau kemungkinan terburuk adalah perasaan untuk menyerah menghadapi atasan.

Cukup banyak penyebab stress kerja. Setelah membaca beberapa penyebab stress kerja di atas, apakah diantara kalian ada yang mengalaminya? Jika itu kamu dan itu sudah cukup mengganggu keseharianmu dan lingkungan sekitarmu, jangan ragu untuk mengunjungi klinik konsultasi psikologi atau melakukan konseling online. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca Artikel Kami Lainnya : Mengenal Eustress dan Distress di Tempat Kerja