Carolyn Wood Sherif Sebagai Tokoh Psikologi Sosial

Carolyn Wood Sherif sebagai tokoh psikologi sosial. Tokoh psikologi sosial perempuan dari Indiana, Amerika Serikat.

Sosial, Tokoh320 Views

Logos Indonesia Carolyn Wood Sherif merupakan tokoh psikologi sosial yang berbakat. Ia berprestasi dalam bidang psikologi sosial maupun bidang matematika. Carolyn dikenal sebagai masyarakat psikologi wanita. Dirinya juga pernah memimpin divisi 35 American Psychological Association (APA).

Banyak sekali karya-karyanya yang mendapatkan pengakuan dan hadiah publikasi dalam bidang psikologi pendidikan. Caroline mendapatkan penghargaan dari 35 APA sebagai penghormatan dedikasinya dalam pekerjaannya sebagai pengajar, peneliti, dan profesi psikolog wanita.

Baca Artikel Kami Lainnya: Elizabeth Loftus Dan Penelitian Tentang Memori Palsu.

Mari kita bahas biografi singkat dari Carolyn Wood Sherif sebagai tokoh psikologi sosial perempuan yang berpengaruh saat itu. Hambatan untuk memiliki pendidikan yang tinggi sebagai seorang perempuan mampu dirinya patahkan. Dorongan dari orang tua dan motivasi dalam dirinya mampu menghantarkannya ke karirnya ini.

Biografi Carolyn Wood Sherif

Carolyn Wood Sherif. Image by Feminist Voices.
Carolyn Wood Sherif. Image by Feminist Voices.

Carolyn Wood Sherif lahir di Indiana, Amerika Serikat pada tanggal 28 Juni 1922. Carolyn merupakan anak terakhir dari tiga bersaudara yang berada di keluarga yang berpendidikan. Orang tuanya sangat menjunjung tinggi pendidikan. Sehingga anak-anaknya di dorong untuk terus bersekolah hingga jenjang yang lebih tinggi. Bahkan untuk anak perempuannya, diberikan motivasi untuk bisa bersekolah hingga jenjang yang lebih tinggi.

Ayahnya bekerja di Universitas Purdue. Karena itulah, Carolyn dan kakak-kakaknya mendapatkan pelatihan akademik di Universitas tersebut. Ayahnya sangat menekankan pembelajaran ilmu pasti bagi anak-anaknya. Sehingga Carolyn dan saudara-saudaranya dituntut untuk mampu menguasai ilmu pasti seperti matematika.

Baca Artikel Kami Lainnya: Hendry Tajfel Tokoh Psikologi Yang Memperkenalkan Istilah In-Group Dan Out-Group.

Carolyn lebih menyukai ilmu sosial seperti mempelajari sejarah dunia dan penjelasan fenomena sosial lainnya. Dengan desakan ayahnya yang menuntut Carolyn mempelajari ilmu pasti. Akhirnya Carolyn mau tidak mau harus belajar matematika. Walaupun Matematika bukan minatnya dalam mempelajari ilmu, tapi Carolyn mampu membuktikan bahwa dirinya berprestasi di bidang matematika. Setelah menempuh pendidikan matematika. Akhirnya Carolyn melanjutkan studinya di bidang psikologi sosial.

Awal Minatnya di Bidang psikologi sosial

Carolyn Wood Sherif mempertanyakan dirinya bisa menjadi seorang psikologi sosial? Dirinya sudah mencoba mempelajari disiplin ilmu, termasuk psikologi sosial dan matematika.

Selama perang dunia ke-2, di Amerika merupakan tempat perkembangan akademik pribadinya berlangsung. Di sinilah dirinya memiliki keinginan untuk melakukan sesuatu yang mampu mengubah dunia menjadi lebih baik. Carolyn memiliki beberapa pertanyaan yang membawanya kepada bidang psikologi sosial. Menurut Carolyn suatu ilmu harus mampu diintegrasikan pada kognisi, motivasi dan perilaku sosial.

Tokoh psikologi yang membuatnya terjun dalam psikologi sosial adalah Kurt Lewin. Carolyn sangat tertarik dengan teori yang dikembangkan oleh Kurt Lewin tentang organisasi budaya dan sosial.

Pendidikan dan Karier Carolyn Wood Sherif

Carolyn berkuliah di Universitas Purdue. Kemudian melanjutkan studinya di Universitas Lowa dengan jurusan Psikologi. Pada tahun 1944, Carolyn lulus dari Universitas Lowa dengan gelar master. Pada tahun 1958, Carolyn mengikuti pelatihan untuk memperoleh program PH.D di Universitas of Texas di bawah bimbingan Wayne Holtzman dan diiringi Muzafer Sherif. Carolyn berfokus pada konsep diri dan masa muda.

Setelah lulus dari Universitas Lowa, dirinya mulai bekerja di lembaga penelitian Princeton, New Jersey. Bekerja sebagai peneliti membuat dirinya memperoleh banyak pengalaman. Namun, pekerjaan pertamanya ini sangat bertolak belakang dengan minatnya di bidang sosial. Sehingga dirinya memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai peneliti di sana.

Baca Artikel Kami Lainnya: Biografi Singkat Martin Seligman Sebagai Bapak Psikologi Positif Modern.

Kemudian, Carolyn ingin berkerja di Princeton bersama dengan Muzafer Sherif. Di mana Pada saat itu, Muzafer Sherif merupakan tokoh psikologi sosial yang berpengaruh. Kendalanya adalah universitas penelitian Princeton tersebut tidak menerima siswa perempuan. Untuk bisa bekerja bersama dengan Muzafer Sherif, Carolyn mulai mengikuti kursus di Universitas Columbia. Akhirnya, Muzaver Sherif dan Carolyn bisa bekerja sama dalam penelitian tentang masalah hubungan antar kelompok. Muzaver Sherif adalah suami dari Carolyn dimasa depan.

Selain itu ia juga pernah bekerja sebagai peneliti di Institute of Group Relations di Oklahoma. Artikel dan buku yang diterbitkannya berfokus pada tentang pemuda, kelompok referensi, sikap dan keadilan sosial. Di dekade 60-an, minatnya mulai berubah kepada Psikologi gender, identitas gender, dan peran gender. Minat terhadap psikologi gender membawa dirinya kepada gerakan feminis.

Penelitian Bersama Muzaver Syarif “Gua Para Pencuri”

Di tahun-tahun berikutnya, Carolyn dan Muzaver Syarief terus bekerja sebagai peneliti di Universitas Princeton, Universitas Yale, dan Universitas Oklahoma untuk menerbitkan artikel dan buku terkait psikologi sosial. Namun nama Carolyn sebagai perempuan dihilangkan secara langsung. Sehingga kredit yang diperuntukkan untuk Carolyn tidak tercantum dan hanya diperuntukkan bagi Muzafer.

Penelitian yang paling populer bersama dengan Muzafer adalah penelitian eksperimen klasik gua para pencuri. Dalam penelitian eksperimen tersebut diteliti asal-usul prasangka dalam kelompok sosial yang berbeda.

Eksperimen tersebut dilakukan dengan subjek penelitian sebanyak 22 remaja pria di lapangan Oklahoma. Di sana merupakan tempat yang strategis untuk mengamati bagaimana terjadinya pembentukan kelompok, terciptanya hierarki sosial, dan permasalahan yang memicu permusuhan maupun penyatuan dalam kelompok.

Artikel oleh: Logos Indonesia.