Kembangkan Hard Skill Berikut untuk Menjadi HRD Profesional

Menjadi seorang HRD di sebuah perusahaan bukanlah hal yang mudah. Banyak kemampuan yang perlu dikembangkan, salah satunya adalah hard skill. Berikut hard skill yang harus dimiliki sebagai HRD.

PIO3667 Views

Logos Indonesia – Baik hard skill maupun soft skill merupakan dua kemampuan yang sama pentingnya di dunia industri. Namun terkhusus untuk hard skill tiap posisi tentunya memiliki porsi yang berbeda-beda, begitu juga dengan HRD.

Hard skill sendiri merupakan keterampilan khusus yang dibutuhkan dalam sebuah pekerjaan. Untuk memiliki hard skill tertentu, seseorang perlu menempuh jenjang pendidikan atau mengikuti pelatihan-pelatihan terkait. Salah satu hard skill yang dibutuhkan seorang HRD adalah kemampuan untuk penggunaan alat tes psikologi. Agar Anda memiliki atau dapat mengembangkan kemampuan tersebut, Anda bisa mengikuti pelatihan administrasi dan skoring alat tes psikologi atau workshop interpretasi alat tes psikologi.

Berikut beberapa hard skill yang bisa Anda latih dan kembangkan lagi jika Anda berniat berkarir sebagai seorang HRD:

Memahami Undang-Undang Tenaga Kerja

Undang-undang tenaga kerja merupakan landasan suatu perusahaan dalam mengelolah sumber daya manusia yang dimiliki. Dengan demikian, menjadi seorang HRD yang mengatur sumber daya manusia tentu harus mengetahui mengenai undang-undang tenaga kerja tersebut.

Adakalanya undang-undang tersebut mengalami perubahan, maka sebagai seorang HRD professional Anda perlu update mengenai hal tersebut. Untuk saat ini undang-undang tenaga kerja diatur dalam UU No. 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan dan beberapa muatannya diperbarui dalam UU No. 11 Tahun 2020 tentang cipta kerja.

Memahami Bisnis, Nilai, dan Budaya Perusahaan

Sebagai seorang HRD professional, memahami perusahaan secara lebih mendalam adalah sebuah keharusan. HRD merupakan orang yang melakukan proses seleksi karyawan, dengan demikian untuk menjadi seorang HRD Anda perlu mengetahui perusahaan Anda dengan baik, agar bisa memilih karyawan yang sesuai dengan budaya perusahaan tempat Anda bekerja.

Pemahaman mengenai bisnis, nilai, dan budaya perusahaan bisa Anda dapatkan dengan melakukan riset terhadap perusahaan yang Anda tuju. Namun untuk lebih detailnya, Anda seharusnya mendapatkan informasi tersebut dari orang yang sudah bekerja di perusahaan itu.

Memiliki Kemampuan Rekrutmen Karyawan

Rekrutmen Karyawan
Rekrutmen Karyawan

Kemampuan rekrutmen karyawan ini meliputi pemahaman mengenai job description, screening berkas calon karyawan, interview kerja, hingga proses administrasi data karyawan. Proses interview memiliki rangkaian tahap yang cukup panjang. Anda harus bisa menganalisis orang yang baru Anda kenal ini apakah cocok atau tidak untuk mengisi posisi tertentu dalam perusahaan Anda. Anda juga harus menggali kemampuan yang tidak nampak yang dimiliki oleh calon karyawan.

Memahami dan Memanfaatkan Perkembangan Teknologi

Untuk menjadi seorang HRD professional, Anda tidak perlu memahami teknologi secara lebih dalam seperti membuat web tes online atau membuat perangkat lunak yang dapat mempermudah kerja HRD. Kemampuan tersebut adalah hard skill yang dimiliki oleh IT. Pemahaman dan pemanfaatan teknologi dalam hal ini adalah Anda memiliki kemauan untuk mempelajari teknologi apa yang dapat mempermudah pekerjaan Anda.

Contoh dari memahami dan memanfaatkan perkembangan teknologi bagi HRD adalah paham mengenai penggunaan perangkat lunak ATS atau HRIS yang merupakan perangkat lunak untuk mempersingkat proses screening karyawan. Perangkat lunak semacam ini biasanya digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar yang melakukan proses rekrutmen dalam skala besar.

Baca Artikel Kami Lainnya : Tertarik Berkarir Sebagai HRD? Kembangkan Soft Skill Berikut

Kemampuan Administrasi

Administrasi HRD
Administrasi HRD

Sebagai seorang HRD, ada kalanya Anda melakukan beberapa proses administrasi. Tentunya dalam hal ini adalah administrasi mengenai HRD, misalnya administrasi alat tes, administrasi surat masuk dan surat keluar divisi, perekapan absensi, administrasi berkas karyawan dan masih banyak lagi. Untuk menunjang kemampuan administrasi ini, Anda perlu terbiasa dalam menggunakan Microsoft Office.

Kemampuan Merancang Pelatihan

Salah satu tugas HRD adalah meningkatkan kinerja kerja karyawan. Hal tersebut dapat diciptakan dari sebuah pelatihan. Seorang HRD perlu memiliki kemampuan merancang pelatihan. Ide-ide kreatif dan pemahaman mengenai kemampuan yang ingin dikembangkan diperlukan dalam hal ini. Karyawan dengan kemampuan kerja yang baik akan mendatangkan feedback positif bagi karyawan. Dengan demikian kemampuan yang satu ini tidak kalah penting dari kemampuan lainnya.

Asesmen

Untuk menemukan karyawan yang cocok, HRD perlu melakukan assessment terlebih dahulu. Kemampuan memberikan alat tes sesuai dengan kebutuhan diperlukan untuk mengetahui karakter dan kemampuan kerja seseorang. Kemampuan yang satu ini biasanya diiringi dengan sertifikat yang memenuhi standar kompetensi yang ada.

Kemampuan tentang Penggajian,  Kompensasi dan Benefit

Kemampuan yang satu ini sudah sangat jelas haru dimiliki seorang HRD. HRD berhak dalam mengatur penggajian, kompensasi dan benefit karyawan. Walaupun setiap perusahaan memiliki cara yang berbeda-beda dalam menentukan ketiga hal tersebut, namun seorang HRD perlu untuk memahaminya secara lebih dalam.

Beberapa hard skill di atas dapat Anda kembangkan melalui pelatihan dan pendidikan formal. Beberapa lainnya baru bisa dipelajari lebih dalam setelah Anda bekerja. Mempelajari skill baru ataupun mengembangkan skill yang sudah ada sama pentingnya. Selama Anda memiliki keinginan untuk terus berkembang dan tidak berhenti belajar, itu merupakan modal utama untuk berkarir di bidang apapun. Namun, jika Anda masih merasa bingung ingin berkarir di bidang apa, Anda bisa mencoba tes psikologi karir untuk mengetahui karir apa yang cocok untuk Anda. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca Artikel Kami Lainnya : Mengenal Posisi HRD dan Tugas yang Dimiliki

Comment